news
UMUM
Selama di Inggris, Garuda Select Juga Dapat Pelajaran Jadi Pelatih
16 May 2019 16:04 WIB
berita
Muhammad Supriadi dan Yudha Febrian (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA – Para pemain yang masuk ke dalam program Garuda Select tidak hanya mendapatkan pelatihan sebagai pemain, tetapi juga mendapatkan pelajaran untuk menjadi pelatih. Begitulah yang diungkapkan Muhammad Supriadi dan Yudha Febrian.

Para penggawa Garuda Select telah tiba di Indonesia pada Rabu (15/5) sore setelah 5 bulan merantau di tanah Inggris. Para pemain yang terpilih memang disiapkan untuk mengisi Timnas Indonesia Senior di masa yang akan datang.




Baca Juga :
- PROTOKOL KESEHATAN UNTUK LIGA INDONESIA DAN TIMNAS, DARI PEMAIN, OFISIAL, HINGGA SUPIR
- Selain Usulkan Kompetisi Berlanjut, Arema FC Sarankan Liga 1 2020 Dipusatkan di Pulau Jawa


Menghadapi klub-klub elit di Inggris seperti Leicester City, Chelsea dan Bolton Wanderers, para pemain mendapatkan banyak pelajaran. Tidak hanya pelajaran sebagai pemain, tetapi juga mendapatkan pelajaran sebagai pelatih.

Setiap hari Kamis selama 5 bulan tersebut, para pemain diberikan materi pelatihan untuk menjadi pelatih.


Baca Juga :
- Djanur: PSSI Harus Lihat Liga Jerman Sebelum Menentukan Kompetisi Indonesia
- Fokus Barito Putera pada Pandemi Covid-19, Bukan Semata Soal Tambahan Subsidi


“Ya, setiap hari Kamis habis latihan, biasanya kita dapat pelatihan untuk jadi pelatih, jadi sampai di sini sudah memiliki lisensi yang setara dengan lisensi D, sudah bisa melatih anak-anak,” ungkap Yudha.

“Jadi kita juga bisa berbagi ilmu dengan adik-adik kita. Supaya sepak bola Indonesia juga bisa maju,” balas Supriadi.

Selama berada di Inggris, Garuda Select melakoni 16 pertandingan, dengan mengoleksi 5 kemenangan, 4 hasil imbang dan 7 kekalahan. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah