news
LIGA INTERNASIONAL
Sanksi AS Bikin Timnas Iran Pusing Cari Pelatih
20 April 2019 07:45 WIB
berita
Foto - FFIRI
TEHERAN - Hanya lima bulan sebelum dimulainya kualifikasi putaran pertama Piala Dunia 2022, Timnas Iran masih terkendala dengan pemilihan pelatih. Padahal Iran kurang apa? Nama besar dan materi pemain yang mewah, lengkap dimiliki. Masih ditambah dengan menempati peringkat tertinggi di Asia.

Tapi apa yang terjadi? Iran malah kesulitan memilih pelatih. Setelah Carlos Queiroz hengkang, Iran betul-betul kepayahan dalam mencari pengganti. Barangkali kebersamaan selama 8 tahun terakhir, masih membuat Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sulit move on.




Baca Juga :
- Prestasi Shin Taeyong, Investasi Miliaran Dolar Korea, dan Perluasan Pasar K-League 2020
- Shin Taeyong Ingin Pemain Timnas Miliki Jiwa Pejuang




Deretan nama pelatih sempat mengemuka, antara lain Zinedine Zidane, Jose Mourinho, Laurent Blanc, hingga Zlatko Dalic. Belum selesai dengan rumor itu, isu lain menyusul Iran mengincar Juergen Klinsmann, sampai Herver Renard.

Tapi sampai detik ini, sejak kali terakhir kursi pelatih Timnas Iran ditinggalkan Carlos Queiroz usai Piala Asia 2019, Januari lalu, belum ada pengganti yang ditetapkan. Masih terus mencari pengganti.


Baca Juga :
- Fisik Pemain Jadi Hal Utama yang ingin Segera Shin Taeyong Perbaiki
- Shin Taeyong Resmi Jabat Pelatih Timnas Indonesia Senior


Dilansir dari Persian Football, FFIRI tampaknya sedang menghadapi masalah finansial. Bukan bangkrut atau seperti apa. Tapi lebih sulit mendapatkan pemasukan memadai, menyusul adanya sanksi ekonomi terharap Iran yang dijatuhkan AS dan sekutunya.

Imbasnya FFIRI sulit mendapatkan sponsor, sehingga pemasukan untuk membayar gaji pelatih beserta stafnya menjadi minimal. Solusinya Iran boleh jadi hanya akan merekrut nama-nama papan tengah untuk level pelatih.*Ari DP

loading...
news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
news
news