news
BULUTANGKIS
Antara Cina dan Singapura, Momota Jadi Momok Ginting
15 April 2019 10:11 WIB
berita
Anthony Sinisuka Ginting harus mengakui keunggulan Kento Momota pada final Singapore Open 2019 yang berujung sebagai runner-up. (Foto: Dokumentasi PBSI)
SINGAPORE – Misi Anthony Sinisuka Ginting untuk meraih gelar perdana tahun ini buyar. Itu akibat dikalahkan Kento Momota pada final Singapore Open 2019, Minggu (14/4).

Dalam duel di Singapore Indoor Stadium itu, Ginting sudah berjuang 73 menit. Namun, gagal memaksimalkan peluang yang berujung menyerah 21-10, 19-21, 13-21 dari Momota.




Baca Juga :
- Dikalahkan Wakil Hong Kong, Anthony Ginting Hanya Numpang Lewat di Fuzhou Open 2019
- Anthony Ginting Takjub dengan Ketenangan Chen Long




Hasil pada final turnamen dengan level Super 500 ini terbilang antiklimaks. Sebab, dalam perjalanannya, mengingatkan saat Ginting menjuarai China Open 2018 (Super 1000).

Terutama, sejak perempat final. Lawannya sama, dimulai dari Chen Long, Chou Tien Chen, dan Momota.


Baca Juga :
- Ginting Terhenti di Semifinal French Open 2019
- Andalan Pulang Lagi! Kali Ini Ginting yang Tersingkir dari Denmark Open 2019!


Namun, Ginting hanya mampu mengalahkan dua tunggal putra pertama. Sementara, untuk Momota, kali ini yang unggul.

Ya, pebulu tangkis asal Jepang itu seperti jadi momok bagi peraih medali perunggu Asian Games 2018 tersebut. Pasalnya, sejak menang pada final China Open 2018, belum sekalipun Ginting mampu mengalahkan Momota lagi.

Dalam periode itu, Ginting dua kali menyerah. Itu terjadi pada babak kedua Denmark Open 2018 (Super 750) dan perempat final Indonesia Masters 2019 (Super 500).

Rekor pertemuannya pun kian jomplang. Dari 10 duel, Ginting hanya mampu tiga kali menang dengan berujung tujuh kekalahan.

Namun, perjalanan Ginting masih panjang. Tidak menutup kemungkinan, di masa mendatang bisa memangkas jarak bahkan melewati catatan impresif Momota!***
 

Perjalanan Anthony Ginting ke Final

China Open 2018

Singapore Open 2019

Lin Dan (Cina) 22-24, 21-5, 21-19

Wang Tzu Wei (Taiwan) 21-12,  21-12

Viktor Axelsen (Denmark #1) 21-18, 21-17

Kenta Nishimoto (Jepang) 21-10, 21-16

Chen Long (Cina #6) 18-21, 22-20, 21-16

Chen Long (Cina #4) 21-8, 21-19

Chou Tien Chen (Taiwan #5) 12-21, 21-17, 21-15

Chou Tien Chen (Taiwan #2) 21-17, 18-21, 21-14

Kento Momota (Jepang #3) 23-21, 21-19

Kento Momota (Jepang #1) 10-21, 21-19, 21-13

 

 

 

 

loading...
news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87
news
news