news
BULUTANGKIS
Presiden Jokowi: Indonesia Kehilangan Liliyana Natsir
29 January 2019 20:49 WIB
berita
Liliyana Natsir berswafoto dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Istana Merdeka pada 29 Januari 2019. (Foto: Dokumentasi Presiden RI)
JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berterima kasih atas dedikasi Liliyana Natsir dalam mengharumkan Indonesia lewat cabang olahraga bulu tangkis. Wanita yang akrab disapa Butet ini resmi pensiun pada 27 Januari lalu.

Tepatnya, setelah melakoni final Indonesia Masters 2019 bersama Tontowi Ahmad. Kolaborasi keduanya sudah memberikan banyak gelar bagi Indonesia.




Baca Juga :
- Pengamat Sepak Bola Akmal Marhali soal Kompetisi pada Fase New Normal: Tetap Harus dengan Protokol yang Ketat
- Jokowi Siap Menuju ‘New Normal’, Asosiasi Pelatih Nasional Sampaikan Sejumlah Saran


Mulai dari hattrick All England 2012, 2013, 2014, empat kali juara dunia (2005, 2007, 2013, dan 2017), serta puncaknya medali emas Olimpiade 2016. Namun, sejak Minggu (27/1), Butet akan menyongsong hidup baru di luar bulu tangkis.

“Indonesia sangat kehilangan atas pensiunnya Liliyana. Bukan hanya negara kita saja, tapi juga dunia akan kehilangan sosok seperti Butet ini,” Jokowi mengomentari keputusan Liliyana gantung raket.


Baca Juga :
- Pengakuan Mengejutkan! Pesilat yang Memeluk Jokowi dan Prabowo Ini Ditampar Keras sang Pelatih Sebelum Merebut Medali Emas Asian Games 2018
- Penjelasan Menpora RI Zainuddin Amali Terkait Penundaan PON Papua 2020


Presiden didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menerima kehadiran wanita 33 tahun itu di Istana Merdeka, Selasa (29/1) pagi. Meski sedih dengan keputusan Liliyana, tapi Jokowi optimistis dengan masa depan bulu tangkis Indonesia.

Menurutnya, kendati sudah pensiun, Liliyana tetap bisa memberi sumbangsih. Salah satunya, dengan memberi motivasi kepada juniornya di Pelatnas PBSI.

“Saya kira, inilah yang harus dijadikan inspirasi. Nilai-nilai sebuah prestasi, bagi pebulu tangkis lain yang masih muda untuk bisa berprestasi seperti Liliyana,” kata Jokowi, optimistis.

Bahkan, presiden mengungkapkan pembicaraan dalam pertemuan keduanya. Yaitu, meminta Butet untuk tetap hadir dalam proses pengembangan prestasi kolega-koleganya baik di tingkat nasional maupun pengembangan bibit atlet di daerah.

“Sebentar lagi, Butet kan jadi ASN (Aparatur Sipil Nasional). Namun, tetap saya titipkan agar bisa memotivasi ke seluruh klub yang ada di daerah. Semua diberi motivasi apa yang harus dikerjakan dalam meraih prestasi seperti yang sudah dilakukannya.”***

news
Penulis
Choirul Huda
Juventini pemilik akun twitter dan instagram @roelly87