news
UMUM
Khabib Nurmagomedov Bantah Ucapan Dana White: St. Pierre yang Tidak Ingin Melawan Saya
19 January 2021 19:05 WIB
berita
FOTO BARU - Juara ringan UFC, Khabib Nurmagomedov (duduk, kiri) memposting foto baru dari Abu Dhabi di Instagram-nya, sedang memeluk mantan juara UFC di dua kelas berat Daniel Cormier. (topskor.co.id/Instagram/Khabib Nurmagomedov)
JUARA kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov membantah perkataan bos UFC, Dana White, yang menyatakan bahwa dia tidak tertarik bertarung dengan Georges St-Pierre (GSP), bintang mixed martial art (MMA) berkebangsaan Kanada.

“St-Pierre yang tidak ingin melawan saya. Saya baru saja berkorespondensi dengannya secara langsung, dan sekarang Anda (Dana White) ingin saya justru mengatakan sesuatu yang buruk tentang dia? Saya perlu berbicara dengan orang ini. Georges, tolong beri tahu saya ketika Anda kembali," kata Nurmagomedov dalam wawancara dengan The Schmo di saluran YouTube.




Baca Juga :
- Pacquiao Tegas, Tidak Tertarik Lagi Lawan McGregor setelah Pincang Ditendang Dustin Poirier
- Biarkan Aku Pukul Pantatmu yang Bohay!' Bintang UFC Mike Perry Melatih Tinju Pacarnya


Sebelumnya, White menyatakan bahwa Khabib Nurmagomedov yang pemegang sabuk ringan UFC tersebut, jika akan kembali ke arena oktagon, tidak akan melawan mantan juara promosi dalam dua kategori berat, St-Pierre.

“Pertanyaan tentang duel melawan St-Pierre tidak akan pernah diangkat. Khabib tak tertarik dengan pertarungan itu. Dan, dari apa yang saya dengar hari ini, Georges juga tidak tertarik. Jadi, it’s over," kata White, yang dikutip oleh MMAJunkie.


Baca Juga :
- McGregor Diminta Hancurkan 'Badut' Jake Paul, Pemanasan Sebelum Kembali Lagi ke UFC
- Meme Kocak McGregor Dihajar KO Dustin Poirier Banjiri Medsos


Nama Georges St-Pierre muncul setelah Nurmagomedov menyatakan mendiang ayahnya, Abdulmanap, menyukai gaya bertarung pria Kanada tersebut dan sempat berucap ingin agar Khabib bertarung dengan St-Pierre. 

Justru pernyataan Javier Mendes, pelatih Khabib Nurmagomedov, yang menarik perhatian semua orang. Ia menyebut siapa yang memiliki peluang untuk mengalahkan anak didiknya, dan ternyata orang itu bernama Islam Makhachev.

Ini jelas menarik karena Makhachev merupakan atlet gulat professional yang bernaung di bawah tim yang sama dengan Khabib Nurmagomedov. Lalu, apa alasan Mendes?

“Islam memiliki power yang luar biasa. Saya yang melatih keduanya: Khabib dan Islam. Dan sejauh pantauan saya, Islam adalah satu-satunya orang yang bisa menyaingi kekuatan Khabib. Dia juga memiliki jiwa petarung yang bisa menang atas Khabib, secara teori, tentu saja,” kata Mendes, seperti diutarakannya pada TASS.

Tahun lalu Khabib Nurmagomedov yang berusia 32 tahun mengalahkan Justin Gaethje di pertarungan UFC 254 di ronde kedua, menggunakan teknik kuncian leher "chokehold", atau triangle choke.

Setelah pertarungan itu, Khabib Nurmagomedov mengumumkan pengunduran diri dari ajang MMA dengan catatan tidak terkalahkan: 29 kemenangan dalam 29 pertarungan MMA, termasuk 13 kemenangan dalam 13 pertarungan UFC.

Pertarungan dengan Justin Gaethje itu adalah yang pertama kalinya bagi Khabib Nurmagomedov sejak ayahnya Abdulmanap, meninggal dunia tahun lalu.

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati