news
LIGA ITALIA
Fonseca Tak Bisa Pura-pura Lagi, Roma Buruk vs Tim-tim Rival: Hanya 16 Poin dari Total 54
16 January 2021 10:30 WIB
berita
KALAH - Bek AS Roma, Chris Smalling, hanya bisa menengadahkan kepala ke udara begitu wasit mengakhiri laga melawan Lazio di Olimpico, Jumat (15/1). I Giallorissi kalah tiga gol tanpa balas.
MASALAH itu ada. Paulo Fonseca tak bisa lagi berpura-pura tidak ada yang terjadi. Kekalahan telak AS Roma dari Lazio di Derby Della Capitale memastikan I Giallorossi tidak bisa berkutik saat berhadapan dengan tim-tim besar Serie A.

Atau lebih tepatnya, nama besar AS Roma seakan menjadi terlalu kecil melawan tim-tim yang ingin mencapai tujuan yang sama dengan mereka, gelar scudetto di akhir musim.




Baca Juga :
- “Zlatan Ibrahimovic Rasis? Dia Bahkan Sangat Mencintaiku”
- Andrea Pirlo Puji Penampilan Tim U-23 Juventus Usai Tekuk SPAL 4-0


Karena sejak Fonseca duduk di bangku cadangan klub Capitoline itu, pada Juni 2019, pada akhirnya poin yang tersisa saat menghadapi tim-tim rival di kandang maupun tandang, di akhir musim hanya berwujud penyesalan besar.

Dan, sekarang hitungan head-to-head yang tak berjalan positif itu mulai membebani.


Baca Juga :
- Coppa Italia: Semifinal Digelar Februari, Juventus vs Inter, Atalanta Tunggu Napoli atau Spezia
- Ibrahimovic Buka Suara: Romelu Lukaku, di Dunia Zlatan Tidak Ada Tempat Untuk Rasis


Roma hanya membukukan tiga kali kemenangan, tujuh hasil imbang, dan delapan kekalahan dalam 18 pertandingan liga melawan nama-nama besar selama dua musim terakhir.

Artinya, dan statistik ini begitu mengejutkan, 16 poin diperoleh Roma dalam pertandingan langsung dari lima puluh empat yang tersedia: terlalu sedikit untuk mencapai hasil dan posisi penting di liga.

Pada kompetisi Serie A musim 2020/21 ini, AS Roma hanya mencetak tiga poin dari delapan belas yang kemungkinan tersedia melawan Juventus, AC Milan, Napoli dan Atalanta, Inter Milan dan Lazio.

Menyakitkan, karena AS Roma belum membukukan kemenangan melawan tim-tim besar. Terlebih saat melawan Napoli dan Atalanta, gawang mereka malah kebobolan empat gol, dan tiga gol melawan Lazio.

Romanisti Murka

Romanisti pun kecewa. Mereka tidak pernah terlihat begitu khawatir saat menyaksikan tim rival malah turun ke lapangan dengan niat dan determinasi yang tepat.

Persisnya aspek itulah yang dipermasalahkan pendukung Roma, yang meluapkan emosi dengan caci maki dan hujatan pada Paulo Fonseca dan timnya di media sosial. Dan, tak satupun dari para pemain Roma yang selamat.

"Anda tahu di mana dosanya Roma? Mereka seharusnya turun ke lapangan dengan mulut berbusa (karena berlari terlalu banyak), malah menjadi budak permainan Lazio".

"Roma sangat lembek, tanpa tekad yang dibutuhkan untuk memainkan derby. Saya tidak melihat seorang pemain pun yang memberikan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini."

Lainnya menulis: "Hanya ada satu tim di lapangan. Apa yang kami minta dari Roma, alih-alih Lazio yang melakukannya. Biancocelesti lebih berhasrat untuk memenangkan derby, Giallorossi merasa superior, lalu memasuki lapangan dengan hati terlalu lunak!"

Faktanya, Chris Smalling dan kawan-kawan memang gagal menahan serangan terus menerus dari para pemain Lazio.

"Roma tidak bisa membendung Manuel Lazzari yang meluap-luap, begitu juga Ciro Immobile. Mereka selalu menjaga kecepatan yang sama, itu mungkin karena Roma tidak tahu apa yang harus dilakukan."

"Saya meminta maaf karena saya sangat memuji tim ini (Roma), tetapi hari ini mereka tidak mewakili saya,” seorang penggemar Roma seakan merasakan kekalahan ini seperti orang yang dikhianati kekasihnya.

“Mereka tidak mengerti betapa pentingnya derby bagi kami. Tidak mengerti bahwa pertandingan ini harus dimainkan lebih banyak dengan otot dan kepala daripada dengan kualitas. Saya sungguh kecewa dan sakit hati."

Paulo Fonseca juga tak bisa menghindar dari tudingan: "Dia mengatakan telah mempersiapkan derby dengan baik, tetapi Lazio selalu memiliki hasrat untuk permainan dan dominasi permainan. Fonseca tidak pernah mampu memberikan kejutan ekstra itu, yang pasti Roma tidak dipersiapkan dengan baik!"

MUSIM 2019/2020

Lazio 1-1 Roma

Roma-Atalanta 0-2

Roma-Milan 2-1

Roma-Napoli 2-1

Inter 0-0 Roma

Roma 1-2 Juventus

Roma-Lazio 1-1

Atalanta-Roma 2-1

Milan-Roma 2-0

Napoli-Roma 2-1

Roma 2-2 Inter

Juventus 1-3 Roma

 

MUSIM 2020/2021

Roma-Juventus 2-2

Milan-Roma 3-3

Napoli-Roma 4-0

Atalanta-Roma 4-1

Roma 2-2 Inter

Lazio-Roma 3-0

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati