news
LIGA INGGRIS
Big Match Liverpool vs Manchester United, Sir Alex Ferguson Berkelakar: “Untung Saya Sudah Pensiun”
16 January 2021 08:50 WIB
berita
Sir Alex Ferguson/ Foto Istimewa
PELATIH legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson menyadari tantangan besar akan dihadapi mantan timnya saat mereka bertandang ke Anfield pada Minggu (17/1) malam.

Ferguson bercanda bahwa dia senang karena saat ini telah pensiun sehingga dia tidak perlu pusing memikirkan tim melawan Liverpool yang "fenomenal" bersama Jurgen Klopp .




Baca Juga :
- Manchester United vs Sheffield: Ole Gunnar Solskjaer Marah, "Gol Pertama Itu Pelanggaran"
- Manager Liverpool Jurgen Klopp Sebut Pemilik Chelsea Bukan Orang yang Paling Sabar di Dunia


Ferguson membawa Manchester United meraih 13 gelar Liga Premier selama 27 tahun masa jabatannya yang termasyhur di Old Trafford.

Ia berhasil 'menjatuhkan Liverpool dari posisi kekuassaan mereka' sebagai klub sepak bola Inggris yang paling sukses.


Baca Juga :
- Obok-obok West Brom, Manchester City Naik ke Puncak Klasemen
- Jose Mourinho Ternyata Menentang Vaksinasi Covid-19 kepada Pemain Liga Premier


Tapi, Manchester United belum pernah memenangkan gelar sejak pelatih asal Skotlandia itu pensiun pada 2013, sementara Liverpool mengakhiri penantian tiga dekade untuk dinobatkan sebagai juara Inggris  musim lalu dengan finis di puncak klasemen dengan 33 poin lebih baik daripada Setan Merah.

Liverpool juga melaju jauh di Liga Champions dua musim lalu dan, menjelang pertarungan papan atas kedua rival sengit hari Minggu, Ferguson mengungkapkan bahwa dia adalah pengagum besar pekerjaan Klopp selama beberapa tahun terakhir.

"Saya selalu menganggap pertandingan Manchester United dan Liverpool sebagai pertandingan terbaik musim ini," kata Ferguson.

"Sederhananya, mereka adalah dua tim paling sukses di Inggris ketika Anda menjumlahkan semua trofi yang mereka menangkan bersama.”

"Jelas Anda harus mengalahkan Liverpool untuk memenangkan apa pun. Ini mirip dengan ketika saya di Aberdeen - Anda harus mengalahkan Rangers dan Celtic untuk memenangkan apa pun dan Anda dapat menambahkan sikap mental untuk itu.”

"Pada kenyataannya, itulah permainan. Keberhasilan Liverpool selama tahun 70-an dan 80-an sangat fenomenal.”

"Untuk melakukan itu, saya harus mengambil jalan yang selalu sulit, itu berarti saya harus menunggu dalam hal membangun klub. Akhirnya, hasilnya luar biasa bagi kami.”

"Sekarang saya sudah pensiun, dan syukurlah saya sebenarnya sudah pensiun ketika saya melihat performa Liverpool selama dua musim terakhir, mereka fenomenal. Saya sangat menghormati Liverpool, saya selalu begitu."*

R
Penulis
Rizki Haerullah