news
LIGA INGGRIS
Scott Parker Tolak Minta Maaf karena Menurunkan Starting XI yang Kuat vs Jose Mourinho
14 January 2021 17:15 WIB
berita
CURI BOLA - Pemain Fulham, Tosin Adarabioyo (kanan) berusaha mencuri bola dari kaki striker Tottenham, Harry Kane pada pertandingan Liga Premier di Stadion Tottenham Hotspur pada hari Rabu (13/1).
PELATIH Fulham, Scott Parker, datang ke London Utara dengan membawa starting XI yang kuat dan dia menolak untuk meminta maaf kepada Jose Mourinho karena melakukannya.

Dengan gaya khas seorang Jose Mourinho, pelatih Tottenham Hotspur itu berusaha memainkan mind game jelang laga Liga Premier pada hari Rabu (13/1) dengan Fulham. Ia mengharapkan permintaan maaf dari Parker jika pelatih The Cottagers itu menurunkan tim yang kuat di Stadion Tottenham Hotspur.




Baca Juga :
- Mohamed Salah: Saya Ingin Tinggal di Liverpool Selama Saya Bisa
- Pochettino Harus Lakukan Perubahan Besar untuk Mengadaptasi Dele Alli jika PSG Capai Sepakat dengan Spurs


Laga antara Tottenham dan Fulham seharusnya digelar pada 30 Desember lalu, tapi dibatalkan karena wabah virus corona merebak di markas Fulham.

Liga Premier menjadwal ulang pertandingan itu, tapi baru mengumumkannya pada hari Senin (11/1) pagi, bahwa kedua tim akan bermain pada hari Rabu malam. Kedua tim hanya punya waktu 48 jam untuk persiapan. 


Baca Juga :
- Christian Eriksen Boleh Gabung Klub Liga Inggris Manapun, Kecuali…
- Lampard Lempar Handuk Putih, Serukan Skuat Chelsea untuk Melupakan Perburuan Gelar


Parker pun mengecap penjadwalan ulang pertandingan dengan pemberitahuan singkat itu adalah tindakan "memalukan".

Tetapi, Mourinho berbalik menuding Parker memakai isu Covid-19 untuk menutupi masalah mereka, seperti pemain yang tidak siap dimainkan akibat cedera.

Apa daya, Fulham memang ngotot mengimbangi permainan tuan rumah Tottenham.

Sundulan pemain Fulham, Ivan Cavaleiro membatalkan gol Harry Kane di babak pertama dan Parker pun mengonfirmasi setelah pertandingan bahwa dia tidak berencana untuk meminta maaf kepada mantan pelatihnya di Chelsea tersebut.

"Saya tidak berhutang permintaan maaf kepada siapa pun. Klub sepak bola ini tidak berhutang permintaan maaf kepada siapa pun," kata Parker, dengan tegas.

“Anda dapat bicara dari luar dan orang-orang dapat melihat apa yang ingin mereka lihat, mengetahui dengan tepat apa isi naskahnya, tetapi masalah ini jauh dari itu.”

“Ada dua pemain di lapangan yang baru berlatih satu hari, karena pulih dari Covid-19 dan bermain di game ini.”

“Saya memiliki pemain di lapangan yang hanya memiliki tiga atau empat hari latihan. Masalah bagi saya terkait jadwal pertandingan ini tidak hanya memiliki dua hari untuk mempersiapkannya. Saya mengerti itu.”

“Masalahnya adalah pertandingan ini dijadwalkan 16 hari lalu tetapi sejak itu kami memiliki 10 kasus positif, termasuk beberapa staf, dan pada Senin pagi kami diberitahukan bahwa kami harus memainkan permainan ini. Itu masalah saya.”

“Orang-orang memahami kesulitan yang kami hadapi. Kami tak mengada-ada. Kami juga sangat terbuka dalam hal keselamatan orang lain.”

“Tim ini datang (ke London Utara) dengan tujuan dan kerja keras selama dua hari. Pada akhirnya, kami pulang dengan hasil yang menyenangkan."

Alih-alih fokus pada komentar pra-pertandingan, Mourinho menggunakan wawancara pasca-pertandingan untuk mengkritik para pemain Spurs karena tidak mematikan permainan Fulham dari menit awal.

Pelatih Portugis itu malah mengisyaratkan dia memiliki pengetahuan orang dalam tentang rencana Parker itu dan menjelaskan bahwa "sangat sulit untuk menjaga rahasia" dalam sepak bola saat ini.

Kepada Sky Sports, Mourinho berkata: “Lihat, saya benar-benar percaya, harus percaya, dan saya tahu hierarki teratas di Fulham Football Club dan kami berurusan dengan orang-orang jujur ??dan tentu saja mereka punya masalah.”

“Tentu, ada alasan kami tidak memainkan permainan di saat yang seharusnya, ada alasannya! Mari kita jelaskan itu dengan sangat, sangat, sangat jelas.”

“Alasan mengapa mereka tak senang bermain hari ini berbeda, pertanyaan itu yang seharusnya Anda tanyakan kepada Scott, bukan saya. Tapi di dunia sepak bola, sangat sulit menyimpan rahasia.”

“Seseorang memberi tahu seseorang yang memberi tahu seseorang yang memberi tahu seseorang dan itu diterima oleh orang lain. Dan tentu saja kami tahu selama beberapa hari bahwa mereka telah siap dan memiliki pemain yang siap.”

Jose Mourinho menyebut nama Aleksandar Mitrovic, striker Fulham yang dia yakini bukan pemain yang terkait kasus Covid-19 di Craven Cottage, kandang Fulham.  

“Dia (Mitrovic) mengalami cedera kecil dari pertandingan terakhir. Kami tahu itu jadi Anda harus bertanya pada Scott. Buat semuanya jelas. Tentu saja, mereka punya masalah dan tentu saja, ada alasan bagi mereka untuk tidak memainkan permainan beberapa minggu lalu.”

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati