news
LIGA INGGRIS
Ketika Lagu “Cuba” yang Berumur Empat Dekade Itu Menjadi Lagu Sambutan untuk Thiago
14 January 2021 15:40 WIB
berita
DI TENGAH HUJAN - Thiago Alcantara berada di antara para pemain Liverpool yang menjalani sesi latihan di tengah rintik hujan di kompleks latihan Kirby jelang laga panas melawan Manchester United akhir pekan ini.
CHRIS Gibson tidak pernah membayangkan bahwa lagu yang dia rekam lebih dari empat dekade lalu akan menyertai kedatangan sosok pesepak bola terkenal ke klub Liverpool.

Faktanya lagu "Cuba" yang dinyanyikan oleh grup musik The Gibson Brothers yang meraih hit pada tahun 19878 itu telah disenandungkan, dinyanyikan, dan diteriakkan oleh pendukung The Reds sejak Thiago Alcantara tiba di Anfield pada bulan September 2020.




Baca Juga :
- Leicester ke Posisi Kedua, Maddison Beri Contoh Selebrasi Gol Sesuai Protokol Covid-19
- Prediksi Berbatov: Man-United Akan Kejutkan Liverpool


Bahkan disenandungkan oleh sang gelandang itu sendiri.

Maka itu penyanyi utama grup tersebut sangat senang saat dia mengetahui konten viral yang menampilkan lagu mereka itu untuk pertama kalinya.


Baca Juga :
- Pogba: Manchester United Belum Berada di Level yang Sama dengan Liverpool
- Ini Empat Cara Manchester United Memainkan Paul Pogba vs Liverpool


"Saya benar-benar tersanjung bahwa penggemar Liverpool memilih lagu kami untuk merayakan pemain hebat seperti Thiago Alcantara," kata Chris kepada Liverpoolfc.com.

"Pada dasarnya kami menulis Cuba untuk menghadirkan kesenangan, kegembiraan, dan untuk membuat orang menari. Namun transfer pemain yang luar biasa juga merupakan kebahagiaan, jadi sangat cocok dengan mood lagunya.”

"Liverpool adalah klub yang sangat terkenal dan terlebih lagi itu adalah kotanya The Beatles, dan saya adalah penggemar berat mereka!”

"Saya menyukainya dan saya juga sangat menyukai videonya."

Thiago Alcantra sendiri juga menikmati penayangan pertama video itu: "Bagaimana orang bisa menjadi begitu kreatif, sungguh menakjubkan. Saya menyukainya."

Itu adalah sentimen yang sepenuhnya dimiliki oleh Jean Kluger, yang ikut menulis lagu bersama Daniel Vangarde, ayah Thomas Bangalter dari Daft Punk.

"Nah, ketika Anda menulis lagu, Anda tidak akan membayangkan apa-apa," kata Kluger. "Anda hanya tidak tahu bagaimana mereka menggunakannya. Ini dilakukan dengan sangat baik - saya pikir itu sangat lucu.”

"Dari pihak saya, tidak ada masalah. Orang-orang makin sering menggunakan lagu, jadi Anda tak bisa berbuat banyak soal itu. Setelah itu dilakukan dengan baik dengan niat baik pula, kami tidak keberatan.”

"Kamu tahu dengan lagu, Anda tidak pernah tahu kemana Anda pergi dan apa yang akan terjadi. Sungguh ajaib bagaimana orang dari semua negara ... Anda tidak pernah tahu bagaimana seseorang akan mengambil lagu dan melakukan sesuatu dengannya. Itu bagus."

Sekarang Chris Gibson menginginkan untuk mendengar nyanyian Cuba dan Thiago Alcantara itu dinyanyikan dengan keras oleh ribuan suporter Liverpool di Anfield dalam waktu dekat.

"Itu akan jadi sebuah kehormatan besar dan kisah indah yang terus berlanjut tanpa dikekang oleh waktu," kata pemusik kelahiran Martinique tersebut. "Saya suka Liverpool karena ini klub hebat dan sekali lagi karena mengacu pada The Beatles.”

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati