news
LIGA SPANYOL
Koeman Soal Kebugaran Messi: Saya Tak Tahu, Tunggu Saja Minggu!
14 January 2021 08:17 WIB
berita
Lionel Messi masih cedera
BACRELONA - Ronald Koeman dapat menggunakan Supercopa de Espana untuk memenangkan gelar pertamanya sebagai pelatih Barcelona. Tiket final digenggam setelah timnya mengalahkan Real Sociedad di Cordoba, Kamis (14/1) dini hari.

Blaugrana membuka skor di babak pertama sebelum kebobolan di babak kedua. Tetapi berhasil memenangkan adu penalti pertama mereka sejak 1998 setelah perpanjangan waktu tetap imbang 1-1.




Baca Juga :
- PSG Umumkan Minat Merekrut Messi, Tapi Prioritas Perpanjang Kontrak Neymar dan Kylian Mbappe
- Di Usia 39, Ibrahimovic Membuat Sebuah Pencapaian Rekor Baru Lagi


Barcelona memimpin pada menit ke-39. Frenkie de Jong mencatat namanya di papan skor. Antoine Griezmann memberikan umpan kepada gelandang Belanda, yang sundulannya melewati kiper La Real dan masuk ke bagian belakang gawang.

De Jong berubah dari pahlawan menjadi penjahat, tak lama setelah babak kedua berlangsung. Dia handball di dalam kotak untuk memberikan penalti yang tidak disia-siakan oleh kapten La Real dan jimat Mikel Oyarzabal.


Baca Juga :
- Hasil Survei 70 Persen Penggemar Percaya Madrid dan Barcelona Tidak Akan Juara Musim Ini
- Messi Putus Asa dan Sedih di Ruang Ganti, Minta Maaf atas Kartu Merah


Tidak ada tim yang bisa menemukan pemenang saat 90 menit berakhir. Kemudian sepanjang perpanjangan waktu. Marc-Andre ter Stegen melakukan sejumlah penyelamatan.

Penjaga gawang Jerman juga menjadi pahlawan dalam adu penalti, saat Blaugrana menang 3-2. Mikel Merino dan Adnan Januzaj mencetak gol untuk La Real, tetapi Jon Bautista, Oyarzabal dan Willian Jose gagal sebagai algojo.

De Jong dan Griezmann gagal sebagai eksekutor Barcelona. Tetapi Ousmane Dembele, Miralem Pjanic dan Riqui Puig berhasil saat tos-tosan untuk mengirim Barcelona ke final, Minggu (17/1).  Mereka melawan Real Madrid atau Athletic Club Bilbao, yang bermain besok malam.

“Itu adalah pertandingan yang bagus,” kata Koeman.

“Kami berdua bermain dengan intensitas yang tinggi, dan ada peluang untuk setiap tim. Kami telah bermain melawan lawan yang hebat, dan adu penalti membantu kami mengamankan jalan ke final.”

Koeman membenarkan cerita yang diceritakan oleh pemuda yang mencetak penalti kemenangan, Puig, bahwa dia secara sukarela melakukan tendangan penalti sebelum adu penalti. 

"Saya memiliki empat nama di selembar kertas dan saya bertanya siapa yang ingin mengambil yang kelima dan dia bertanya," kata Koeman. Dan dia melakukannya dengan sangat baik.

Pelatih asal Belanda itu senang bahwa beberapa anak asuhnya yang lebih muda bisa mendapatkan pengalaman bermain di semifinal, bertarung dan lolos tanpa cedera. 

“Memang benar bagi mereka yang belum pernah mengikuti semifinal atau dalam pertandingan sekuat hari ini, itu penting,” ujarnya. 

“Anda mendapatkan pengalaman bermain game ini, juga dengan adu penalti.”

Akankah Lionel Messi, yang melewatkan pertandingan karena cedera, akan kembali tepat waktu untuk final hari Minggu? "Mudah-mudahan," kata Koeman. “Saya tidak tahu. Kita harus menunggu."*

news
Penulis
Suryansyah