news
LIGA INTERNASIONAL
Chapecoense, Klub Brasil Korban Pesawat Jatuh Kembali 'Terbang' ke Kasta Tertinggi Brasil
13 January 2021 22:45 WIB
berita
Selebrasi Chapecoense/ Foto Chapecoense Twitter
CHAPECOENSE kembali "di antara raksasa" di Campeonato Brasileiro setelah mengamankan promosi dari Serie B pada Selasa (12/1).

Mereka terdegradasi ke kasta kedua Liga Brasil pada 2019, setelah berhasil mempertahankan status papan atas mereka selama dua musim berturut-turut usai pesawat yang membawa skuad, ofisial klub mereka dan jurnalis ke final Copa Sudamericana 2016 di Medellin jatuh, menewaskan 71 orang di dalamnya.




Baca Juga :
- Australia Open: Otoritas Victoria Menolak Tuntutan Novak Djokovic untuk Meringankan Aturan Karantina
- Mentalitas Monster: Klopp Lakoni Pertandingan Ke-200 di Liga Premier Saat Lawan MU


Ujian mereka tak berhenti sampai di situ. Desember lalu, Presiden mereka Paulo Margo meninggal dunia akibat virus corona. Akibatnya, klub mulai dilanda krisis keuangan ditambah dampak pandemi covid-19.

"Tidak mudah untuk sampai ke sini. Sebenarnya, itu jauh lebih sulit daripada yang kami bayangkan. Tapi dengan kerja, kerendahan hati, dedikasi, persatuan di atas segalanya, dengan kekuatan dari atas, Chapecoense menepati janjinya. Chapecoense  dibuat untuk orang-orang, oleh orang-orang - kembali ke tempat yang seharusnya tidak pernah ditinggalkannya,” ucap rilis remsi klub.


Baca Juga :
- Lionel Messi Absen Latihan Tanpa Keterangan Barcelona
- Setelah Sir Alex, Tak Ada Pelatih MU yang Bisa Menyamai Sukses Solskjaer Ini


"Ini adalah Chape, yang tidak mungkin, yang mengejutkan, dari ketahanan dan mengatasi ujain, lagi-lagi di antara para raksasa. “

"Kalian bisa merayakannya. Kalian bisa merayakannya, Presiden! Dengan 66 poin dan empat pertandingan tersisa, kami telah “mencap tiket kami. Tiket pulang kami. Awal dari kisah hebat lainnya."

Pelatih Chapecoense Umberto Louzer mendesak para pemain untuk tidak merayakan promosi terlalu berlebihan, karena dia berharap melihat mereka kembali ke Brasileirao sebagai juara Serie B.

"Kami dapat melihat ke belakang dan melihat itu sepadan. Terima kasih kepada semua orang yang membantu kami kembali ke divisi pertama," kata Louzer.

"Kami masih memiliki beberapa pertandingan, kami akan melawan Amerika untuk memperebutkan gelar. Kami harus merayakan, tapi istirahatlah karena kami sudah memikirkan lawan berikutnya."

Kapten chape Alan Ruschel, salah satu pemain yang selamat dari kecelakaan pesawat yang terus bermain secara profesional, bulan lalu kontraknya diperpanjang hingga akhir musim.*

R
Penulis
Rizki Haerullah