news
LIGA INGGRIS
City Menang di Enam Laga Beruntun, Pep Guardiola: Kuncinya Adalah Mengurangi Kecepatan
13 January 2021 16:45 WIB
berita
RAHASIA - Pep Guardiola mengungkap rahasia dari peningkatan performa Manchester City belakangan ini, dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Brighton pada Rabu (13/1). Katanya, City harus menahan diri terlalu banyak berlari.
PELATIH Pep Guardiola mengatakan bahwa mengurangi kecepatan adalah rahasia dari peningkatan performa Manchester City akhir-akhir ini.

Jelang pertandingan Liga Premier lawan Brighton & Hove Albion pada Rabu (13/1) malam, pelatih asal Spanyol yakin timnya hanya perlu membiarkan bola yang melakukan pekerjaan di lapangan.




Baca Juga :
- Mohamed Salah: Saya Ingin Tinggal di Liverpool Selama Saya Bisa
- Pochettino Harus Lakukan Perubahan Besar untuk Mengadaptasi Dele Alli jika PSG Capai Sepakat dengan Spurs


City menikmati rekor kemenangan terpanjang selama 20 bulan setelah mencatatkan enam kemenangan berturut-turut, termasuk kemenangan Piala Carabao di Arsenal dan Manchester United.

Bahkan, bisa dibilang performa terbaik mereka musim ini terjadi ketika mengalahkan Chelsea, 3-1 di Stamford Bridge pada 3 Januari lalu.


Baca Juga :
- Lampard Lempar Handuk Putih, Serukan Skuat Chelsea untuk Melupakan Perburuan Gelar
- Solskjaer Ungkap Kekaguman terhadap Dua Bek Tengah "Palsu" Liverpool Ini


Tapi sementara beberapa pelatih meminta timnya untuk lebih berusaha, Guardiola berpikir City berusaha terlalu keras, yang sekarang berubah karena mereka membiarkan bola bergulir sesuai porsinya.

Peruntungan The Citizens berubah sejak hasil imbang 1-1 dengan West Bromwich Albion yang terancam degradasi.

Saat itu Guardiola mengatakan: “Satu-satunya perbedaan adalah hari ini kami berlari lebih sedikit. Kami terlalu banyak berlari. Dengan bola, Anda kadang harus jalan, atau berlari lebih sedikit, sementara tanpa bola, Anda harus berlari.”

“Tetapi, dengan bola, Anda bertahan lebih lama di posisi Anda dan membiarkan bola berjalan, bukan Anda. Itu yang menjadi lebih baik dalam pertandingan ini."

Guardiola tidak menampik City berusaha untuk kembali ke performa semula setelah tidak tampil seperti biasanya untuk kampanye musim ini, tetapi dalam prosesnya lupa tentang pentingnya membiarkan bola datang kepada mereka.

"Sejak hari pertama sedikit demi sedikit kami kehilangan arah musim ini," kata Pep Guardiola. "Itu salah saya - pesannya tidak jelas tapi kami kembali dengan prinsip, terutama para pemain butuh waktu untuk mendapatkan kondisi terbaik setelah tidak ada pelatihan pramusim."

City versus Brighton adalah awal dari tiga pertandingan liga kandang mereka dalam delapan hari. Jika memenangkan ketiganya, ada peluang Bernardo Silva dan kawan-kawan naik ke puncak klasemen pertama kalinya musim ini.

Guardiola mengabaikan gambaran yang lebih besar tetapi mengakui dia merasa City tidak pantas disanjung-sanjung sebagai favorit setelah beberapa penampilan buruk mereka sebelumnya.

"Kami mencoba untuk mengatakan kepada para pemain agar tenang karena ini jelas situasi yang aneh dan hal paling cerdas yang bisa saya katakan adalah Brighton, Brighton, Brighton," katanya.

“Sisanya tidak ada dalam pikiran saya sedetik, hanya Brighton! Dan setelah itu saya bisa melihat apa yang terjadi. Momentum bisa datang dan menghilang dalam sekejap.”

“Kami tidak bermain bagus pada awalnya untuk pantas berada di papan atas, wajar orang bilang kami bukan kandidat. Kami kehilangan poin dari West Brom (di kendang) dan West Ham di tandang. Publik beropini kami tidak layak jadi pesaing juara."

Brighton hanya memenangi dua pertandingan liga sepanjang musim dan menderita tujuh kekalahan beruntun dari City, kemasukan 13 gol dalam tiga pertandingan terakhir, tetapi Guardiola adalah pengagum prinsip progresif dan pelatih mereka.

"Permainan Brighton menyenangkan untuk ditonton dan untuk dianalisis," Guardiola memuji calon lawan City. “Mereka memiliki keberanian untuk bermain. Saya penggemar berat Graham Potter."

City tetap tanpa Sergio Aguero, yang telah absen dalam kemenangan Piala FA atas Birmingham dan juga akan absen lawan Crystal Palace. Sang striker harus isolasi mandiri karena terkena kontak dengan seseorang yang positif Covid-19.

Pep Guardiola menepis kecemasan bahwa pemain asal Argentina, yang kontraknya di Etihad akan berakhir pada musim panas, tidak akan kembali ke performa terbaiknya untuk Manchester City.

“Saya berharap tidak demikian. Sergio dalam suasana hati yang baik, dulu atau saat ini ketika sedang dalam isolasi. Dia akan butuh beberapa sesi latihan lagi.

"Satu-satunya berita penting adalah 10-15 hari sebelum isolasi Sergio telah berada dalam kondisi sempurna terbaik. Bulan Januari baru berjalan beberapa pekan. Bagian terbaik musim ini akan datang dan mudah-mudahan kami bisa memilikinya."

Gabriel Jesus dan Kyle Walker membuat comeback pada akhir pekan setelah pulih dari Covid-19, sedangkan Ferran Torres dan Tommy Doyle diperkirakan bisa kembali bermain sekarang.

“Saya terkesan dengan apa yang mereka lakukan pekan lalu. Kyle pun bermain 90 menit,” kata Pep Guardiola.

“Ferran Torres dan Tommy Doyle kehilangan berat badannya, agak lebih kurus, dua atau tiga kilogram, tetapi itu normal. Setiap pemain yang menderita Covid-19, akan pulih secara berbeda."

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati