news
LIGA INGGRIS
Derby London Tercipta dalam 48 Jam: Jose Mourinho Dorong Fulham Minta Maaf kepada Seluruh Klub Liga Premier
13 January 2021 08:30 WIB
berita
Jose Mourinho/ Foto Istimewa
MANAGER Tottenham Hotspurs Jose Mourinho mengatakan Fulham harus meminta maaf kepada seluruh klub Liga Premier jika mereka menurunkan tim terkuat dalam pertandingan yang diatur ulang pada Rabu (13/1) atau Kamis (14/1) dinihari WIB.

Tottenham seharusnya menghadapi Aston Villa, Senin lalu. Namun, Liga Premier menunda kunjungan Spurs ke Aston Villa karena peningkatan kasus covid-19 dalam skuad dan staf tuan rumah.




Baca Juga :
- Selebrasi Gol dengan Berpelukan Itu “Tidak Punya Otak”, Kata Anggota Parlemen Inggris
- Marcus Rashford: Sir Alex Ferguson adalah Lambang Manchester United dan Inspirasi Baginya


Lalu, Liga Primer memberi tahu Fulham bahwa perjalanan mereka ke London utara akan berlangsung pada Rabu malam.

Fulham menyebut pergantian jadwal mendadak sebagai hal kejam.


Baca Juga :
- Manajer Chelsea Frank Lampard Mencari Ide Baru Selebrasi Gol yang Sesuai Protokol Kesehatan
- Klasemen Liga Inggris Usai Arsenal Diimbangi Crystal Palace dan City Menang Tipis atas Brighton & Hove Albion


Emosi berkobar pada malam derby London, dengan manager Fulham Scott Parker mengatakan keputusan Liga Premier untuk menjadwal ulang pertandingan dalam waktu 48 jam sebagai hal "memalukan".

Tapi, Jose Mourinho memperkirakan Parker akan tetap bisa menurunkan tim terbaiknya dan mengatakan keluhan Fulham "tidak masuk akal".

"Kami memainkan 11 pertandingan lebih banyak dari Fulham sejak awal musim. Sebelas. Setiap minggu, kami memainkan tiga pertandingan. Kami bermain dalam satu minggu empat pertandingan,” kata Mourinho.

"Mereka bermain Sabtu melawan QPR. Di London. Mereka punya waktu Minggu, Senin, dan Selasa untuk mempersiapkan pertandingan ini.”

"Jika mereka datang dengan setengah dari tim, saya akan menjadi orang pertama yang meminta maaf kepada mereka. Dan saya akan menjadi orang pertama yang mengatakan kami memainkan permainan ini dengan keuntungan. Tapi, jika mereka tampil dengan yang terbaik, saya pikir mereka harus meminta maaf untuk kita semua.”

"Kami harus melihat tim mereka, starting line up mereka, bangku cadangan mereka dan para pemain yang tidak terlibat dalam permainan dan setelah itu kami semua bisa merasa kasihan pada mereka," kata Mourinho.

"Atau kita semua dapat berpikir bahwa mereka tidak boleh berbicara. Perasaan saya hanyalah perasaan saya. Mereka akan bermain dengan semua orang. Mungkin satu pemain keluar. Maksimal dua.”*

 

R
Penulis
Rizki Haerullah