news
LIGA SPANYOL
Eden Hazard Tak Bisa Mengelak, Dia Kalah Segalanya dari Gareth Bale
12 January 2021 17:55 WIB
berita
DI ATAS ES - Pemain Real Madrid, Eden Hazard mengambil ancang-ancang untuk melakukan tendangan dalam laga melawan Osasuna di lapangan El Sadar yang berlapis es pada hari Sabtu (9/1).
"KAMI melangkah sedikit demi sedikit", itu adalah ucapan Zinedine Zidane tiap kali ditanya, secara terus-menerus, tentang Eden Hazard dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

Hazard didatangkan ke Santiago Bernabeau untuk mewujudkan harapan abadi Real Madrid pada musim panas 2019, dari Chelsea, yang tidak lagi menginginkannya.




Baca Juga :
- Lionel Messi Ingin Menandatangani Kontrak Baru di Barcelona, Kata Joan Laporta
- Sadis! Karena Jose Mourinho, Gareth Bale Diminta Pulang ke Real Madrid


Transfer senilai 100 juta euro - sekitar Rp1,7 triliun - plus biaya lain yang mungkin akan mengubah angkanya menjadi 146,1 juta euro - sekitar Rp2,5 triliun - jika pemain bersangkutan mencapai target yang diharapkan.

Tetapi, untuk saat ini, pemain asal Belgia tersebut mengalami kesulitan luar biasa untuk memulai pertualangan besarnya bersama skuat Los Blancos.


Baca Juga :
- Madrid Pasang Starting XI Tetap sejak Sebelum Natal, Zidane Takut Risiko?
- Jose Mourinho Buka Situasi Rumit Gareth Bale di Tottenham Hotspurs


Di El Sadar, kandang Osasuna, dengan lapangan yang membeku akibat salju, dia starter lagi dan meninggalkan beberapa kesan postifi, tapi masih jauh dari level terbaiknya.

Untuk menyesuaikannya, Zidane terpaksa membatalkan sesuatu yang selama ini telah bekerja dengan sangat baik dalam timnya, Marco Asensio digesernya ke kiri! Tak berhasil. Madrid hanya bermain 0-0.

Cedera adalah penyebab hari-hari buruk Hazard di Madrid. Playmaker 30 tahun itu seakan tenggelam dalam comeback kesekiannya setelah cedera panjang terakhirnya sejak mengenakan jersey putih.

Itu sesuatu yang baru untuknya. Sebelum tiba di Madrid, dia memainkan rata-rata 50 pertandingan pada masing-masing dari tujuh musimnya di Chelsea. Prestasi terbaiknya, memainkan 62 pertandingan dalam setahun, musim 2012/13.

Sekarang, Real Madrid menangani situasi Hazard dengan sangat hati-hati, dengan kewaspadaan yang sama seperti saat menangani cedera Gareth Bale.

Sampai hari ini masih menjadi misteri apakah Hazard terus-menerus kambuh karena pergelangan kaki yang dioperasi pada musim lalu ataukah akibat biomekanik jejak kakinya yang telah berubah.

Itu juga bisa menjadi penyebab kambuhnya terus-menerus, yang dalam hal ini, bisa jadi otot masalahnya.

Tapi, karena satu dan lain alasan, jumlah penampilan Hazard di Real Madrid benar-benar mengecewakan dan dia jelas tidak bisa bertahan jika dibandingkan dengan Bale. Dia kalah segalanya.

Nilai transfer mereka hampir serupa: Bale 101 dan Hazard genap 100. Pemain yang pertama tiba pada usia 24 tahun, yang kedua dalam usia 28 (genap 30 pada 7 Januari lalu).

Tetapi di satu setengah musim pertamanya, Bale telah mencetak 32 gol dan Hazard hanya mampu mencetak tiga.

Bale yang asal itu memainkan 59% dari kemungkinan menit bermainnya di musim pertamanya dengan berseragam Los Blancos dan Hazard 78%.

Catatan Hazard makin memburuk: dia hanya bermain 33% dalam latihan pertamanya. Meski Bale meninggalkan Madrid setelah berpartisipasi dalam 43% menit permainan, hingga saat ini, Hazard tetap (dalam dua musim) hanya 28%.

Situasi Hazard ini adalah salah satu masalah utama yang sedang dipertimbangkan di kantor Bernabéu.

Dari investasi yang dibuat untuk sang pemain, Hazard mendapatkan, seperti juga Bale, 15 juta euro - sekitar Rp258 miliar - net per musim, yang berarti 30 juta untuk Real Madrid.

Di antara keduanya, gaji mereka setara dengan 60 dari 448 juta euro gaji total seluruh tim, tapi kinerja untuk klub, nol!

Dalam kasus Hazard, yang sudah 30 tahun, harganya terus anjlok sejak bergabung ke Madrid. Rekap situs web khusus Transfermarkt memperlihatkan dari awalnya sebesar 150 juta euro dan sekarang hanya 50 juta euro!

Dua bulan ke depan, jelang Piala Super Spanyol dan Liga Champions bergulir kembali, akan sangat menentukan untuk melihat apa yang akan menjadi target masa depan Eden Hazard.

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati