news
UMUM
PGA dan R&A Membatalkan Setiap Event Golf Profesional di Lapangan Milik Donald Trump
12 January 2021 16:56 WIB
berita
BATAL - Inilah Trofi Wanamaker yang seharusnya diserahkan pada pegolf yang memenangkan turnamen golf PGA 2021 di lapangan gol Trump Bedminster milik Donald Trump. Namun, PGA of America telah memutuskan untuk membatalkannya.
GOLF selalu menjadi pelarian bagi Donald Trump. Hari pada saat Joe Biden dinyatakan menang pada pemilihan umum Amerika Serikat 2020, dia bermain golf yang merupakan masa depan bisnisnya.

Terlepas dari reputasinya sebagai raja real estat Kota New York, Donald Trump telah mempertaruhkan sebagian besar stabilitas keuangannya di masa depan untuk lapangan golf, dan beberapa utang terbesarnya pun terkait dengan lapangan golf Doral di Florida, California, Amerika Serikat (AS).




Baca Juga :
- Leonard Tupamahu Ungkap Makna di Balik Permainan Golf yang Disukainya
- Rekor Tiger Woods Pecah, Dustin Johnson Memenangkan Gelar Masters


Trump, yang oleh banyak orang memiliki sifat curang secara obsesif, meskipun ada laporan dia pegolf yang baik, secara kumulatif menghabiskan hampir satu tahun masa kepresidenannya di lapangan golf. Tetapi sepertinya olahraga itu pun mulai menolaknya.

Minggu (10/1) malam, PGA of America, mengumumkan mereka telah membatalkan rencana untuk mengadakan event Kejuaraan PGA 2022 di golf course Trump Bedminster di New Jersey.


Baca Juga :
- "Anda Dipecat!" LeBron James Membabi Buta Merayakan Kekalahan Donald Trump dalam Pemilu Presiden AS 2020
- "Stop The Count!" Bercokol di Puncak Klasemen, Southampton Ledek Donald Trump dengan Menuntut Kompetisi Dihentikan


Ini bukan langkah kecil. Kejuaraan itu punya kontrak jangka panjang. Situs web PGA saat ini pun telah mencantumkan mereka telah menyepakati kontrak hingga 2034.

Sejak dia mulai membeli dan mengembangkan lapangan golf, Trump sangat rajin mengejar event PGA di propertinya.

Event itu tidak hanya menarik perhatian media dan kerumunan pengunjung, tapi juga memberikan sejumlah penerimaan yang selama ini selalu diperjuangkan Trump dari orang-orang kaya dan berkuasa.

Kehilangan salah satu dari apa yang disebut empat pertandingan golf “utama” tahun ini akan menjadi pukulan bagi ego Presien AS yang masih aktif hingga 10 Januari 2021 tersebut.

“Dia pasti hancur,” kata kolumnis olahraga kawakan Rick Reilly, yang pernah bermain golf dengan Donald Trump, yang pada tahun 2019 menulis buku berjudul Commander In Cheat: How Golf Explains Trump.

"Kabar ini akan menjadi seburuk kekalahannya dalam pemilihan umum 2020, yang dia lakukan dan dia tidak dapat menyangkal lebih dari yang dia dapat menyangkal bahwa dia tidak lagi memiliki event ini."

Seperti tak henti-hentinya dia lakukan dengan kekalahannya dalam pemilihan, Trump kemungkinan besar akan menuntut keputusan PGA tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Trump Organization mengatakan kepada ABC News bahwa keputusan itu merupakan "pelanggaran kontrak yang mengikat."

Namun Reilly mencatat ada batasan pada litigasi: “Trump mungkin berpikir dia bisa menuntut, tapi semua sudah berakhir. PGA akan menulis apa pun yang mereka miliki. He’s done."

Dalam waktu hampir bersamaan, Royal and Ancient Golf Club (R&A), otoritas golf Skotlandia di luar Amerika Serikat (AS), juga telah mengeluarkan pernyataan sendiri pada Senin pagi.

Diumumkan bahwa mereka akan menghindari penggunaan lapangan golf Skotlandia milik Trump, Turnberry, untuk "masa sekarang" untuk setiap kejuaraannya.

Turnberry adalah lapangan legendaris dan merupakan satu dari sedikit golf course di area Inggris Raya yang diizinkan menjadi tuan rumah British Open Championship - salah satu event paling bergengsi di dunia olahraga golf.

Donald Trump membeli golf course tersebut pada tahun 2014, dan meski tidak menyelenggarakan Open Championship sejak saat itu, R&A menyatakan pada tahun 2015 bahwa lapangan itu tidak akan digunakan untuk Kejuaraan 2020 seperti yang diharapkan banyak orang.

Pengumuman hari ini pun resmi telah menutup pintu jika ada kemungkinan turnamen akan diselenggarakan kembali.

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati