news
UMUM
Kuota Karantina di Melbourne Nyaris Penuh, Tiga Unggulan Teratas “Dikorbankan” ke Australia Selatan
10 January 2021 15:45 WIB
berita
PINDAH KARANTINA - Petenis tunggal putri Jepang, Naomi Osaka, kemungkinan satu dari enam petenis putra dan putri teratas yang akan menjalani karantina di Adelaine, bukan di Melbourne, jelang Australia Open 2021.
RAFAEL Nadal dan Novak Djokovic termasuk di antara sejumlah petenis elite yang terpaksa mengubah jadwal mereka karena masalah karantina di Australia.

Musim baru telah kembali dan berjalan dengan bintang-bintang menuju Down Under jelang penyelenggarakan Australia Open dengan event pembuka akan dilangsungkan dalam beberapa minggu sebelumnya.




Baca Juga :
- Tenis Australia Terbuka Makin Kacar, Kamar Hotel Pemain Dipenuhi Tikus
- Australia Open: Otoritas Victoria Menolak Tuntutan Novak Djokovic untuk Meringankan Aturan Karantina


Pemerintah Australia telah memperkirakan kedatangan hampir 1.300 orang minggu depan sebelum menjalani masa karantina selama dua minggu. Baik pemain dan para pelatih akan diminta mematuhi pedoman ketat dengan hanya diizinkan lima jam sehari berada di luar untuk latihan.

Dengan diadakannya ATP Cup dan Australia Open di Melbourne, sebagian besar pemain akan menuju ke sana untuk menjalani karantina. Namun, pengecualian khusus telah dibuat untuk beberapa pemain elite pria dan wanita untuk melakukan proses isolasi di Australia Selatan.


Baca Juga :
- Jangan Tanya Siapa Petenis Terhebat Sepanjang Masa, Jenson Button Tak Sanggup Memilih di Antara The Big Three
- Pacar Seksi Petenis Kontroversial Bernard Tomic Siap "Panaskan" Australia Open


CEO Tennis Australia, Craig Tiley memberikan update awal pekan ini di Twitter bahwa telah terjadi beberapa "penundaan yang tidak dapat dihindari" dalam penjadwalan semua penerbangan dan tindakan pencegahan yang diperlukan.

Tetapi dia juga telah mengkonfirmasi bahwa kamar hotel di Melbourne untuk para pemain dan pelatih internasional sudah mendekati kapasitas dan pemindahan ke Adelaide pun dilakukan untuk mengakomodasi beberapa pemain terbaik.

Pemerintah Australia Selatan dikatakan menginginkan sesuatu sebagai imbalan dan kesepakatan pun telah dibuat untuk menggelar turnamen ekshebisi yang akan berlangsung di Adelaide pada 29 dan 30 Januari yang menampilkan tiga peringkat teratas pemain tunggal putra dan putri.

“Kami hampir mendekati kapasitas orang yang boleh karantina di Melbourne, jadi kami butuh bantuan, jadi kami mendekati pemerintah Australia Selatan terkait kemungkinan mereka mengkarantina setidaknya 50 orang," kata Tiley pada Tennis Channel.

“Tetapi mereka tidak akan tertarik melakukannya mengingat tidak ada manfaat bagi mereka untuk membahayakan seluruh komunitas mereka.”

“Namun situasi akan berbeda, tapi justru akan menguntungkan, jika ada pertandingan ekshebisi di sana sebelum event resmi di Melbourne dimulai,” Tiley menambahkan.

"Pemerintah Australia Selatan akhirnya setuju untuk menjamu 50 orang ke dalam gelembung karantina mereka, namun menginginkan meminta para pemain itu bermain dalam event di sana.”

"Jadi kami telah memilih tiga petenis pria teratas dan tiga petenis wanita teratas, dan mereka akan mengadakan pertandingan eksehibisi pada 29 dan 30 Januari."

Artinya Rafael Nadal, Novak Djokovic dan Dominic Thiem akan bertanding melawan satu sama lain di Memorial Park (Adelaine), sementara Ashleigh Barty, Simona Halep dan Naomi Osaka kemungkinan saling berhadapan di sana.

Masalahnya, situasi itu jelas akan membuat para unggulan itu tidak punya banyak waktu untuk berangkat ke Melbourne guna persiapan di ATP Cup pada 1 Februari.

Djokovic membantu Serbia meraih kemenangan di ATP Cup perdana tahun lalu, mengalahkan Spanyol yang diperkuat Nadal di final.

Tahun ini, turnamen ATP Cup akan mempertemukan 12 negara dan setiap bintang peringkat 15 teratas, kecuali Roger Federer, yang kemungkinan tidak ikut tahun ini.

N
Penulis
Nurul Ika Hidayati