news
LIGA SPANYOL
Dalam Keadaan Siap, Julen Lopetegui Siap Hancurkan Real Madrid
05 December 2020 01:17 WIB
berita
Julen Lopetegui mungkin akan melakukan refleksi diri saat Sevilla FC menyambut mantan timnya, Real Madrid, di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan.-TopSkor.Id/LaLiga-
SEVILLA - Julen Lopetegui mungkin akan melakukan refleksi diri saat Sevilla FC menyambut mantan timnya, Real Madrid, di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan pada pertandingan Sabtu malam nanti (5/12, 22:15 WIB).

Banyak hal yang telah terjadi sejak Lopetegui meninggalkan Real Madrid pada tahun 2018, dan ia telah melakukan pekerjaan yang hebat di Sevilla FC sejak ditunjuk sebagai pelatih pada musim panas lalu, dengan membawa klub ke posisi empat di LaLiga untuk lolos ke Liga Champions, serta menjuarai trofi Liga Europa pada Agustus lalu.




Baca Juga :
- Karen Goncalves: Calon Menantu Resmi Pertama Zinedine Zidane dan Veronique Fernandez
- Papu Gomez Hampir Pasti Gabung Sevilla


Sevilla berada dalam periode sulit saat Lopetegui tiba, dimana Sevilla harus mendatangkan enam pelatih berbeda dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun, menyusul kesuksesan Unai Emery yang memenangkan gelar Liga Europa tiga kali beruntun.

Lopetegui juga memiliki banyak hal yang ingin ia buktikan saat tiba di Sevilla, setelah ia menjalani periode yang kurang mengenakkan dengan timnas Spanyol. Sementara itu, Direktur Olahraga Sevilla yang terkenal, Monchi, kembali ke Sevilla, dan di musim tersebut, 43 pemain terlibat di kebijakan transfer klub.


Baca Juga :
- PSG Ajukan Tawaran Menggiurkan kepada Sergio Ramos: 15 Juta Euro Per Tahun
- Real Madrid Lupa Cara Mencetak Gol, Raihan Gol Terburuk di Lima Liga Top Eropa


Sejak saat itu, Sevilla langsung membangun sebuah tim baru, yang dibangun diatas pondasi yang kuat dalam wujud duet bek tengah kokoh, yakni Jules Koundé dan Diego Carlos, serta gelandang bertahan dengan segudang pengalaman, Fernando. Di saat yang bersamaan, Monchi melanjutkan reputasinya dalam menemukan pemain-pemain berbakat di bursa transfer.

Monchi juga berhasil mendatangkan Éver Banega untuk mengatur irama permainan. Rangkaian hasil positif, termasuk kemenangan derbi 2-1 atas Real Betis membuat Sevilla dipertimbangkan sebagai penantang gelar LaLiga Santander.

Lopetegui juga terlihat lebih tenang di Sevilla dibandingkan saat ia melatih Los Blancos yang penuh tekanan, sembari menyuntikkan semangat untuk menghadapi segala tantangan yang menjadi karakteristiknya, seperti kekalahan di Bernabéu dan Camp Nou di paruh pertama musim, dan tereliminasi dari Copa del Rey oleh tim LaLiga SmartBank, CD Mirandés, pada bulan Februari.

Setelah kompetisi tertunda akibat pandemi COVID-19, Sevilla berhasil kembali memenangkan derbi atas Betis pada pertandingan pertama setelah kompetisi berlanjut, dan mencatatkan enam kemenangan dan lima hasil imbang pada 11 pertandingan terakhir untuk mengamankan posisi empat besar.

Performa di kancah domestik tersebut juga membuat skuad asuhan Lopetegui siap untuk menghadapi babak final Liga Europa di Jerman pada bulan Agustus. Sevilla dengan mudah mengalahkan Roma, Wolves, dan Manchester United dan menumbangkan Inter Milan 3-2 di final, untuk meraih gelar Liga Europa yang ke-enam.

Musim panas 2020 kembali memperlihatkan kemampuan Monchi dalam memperkuat skuad dengan pembelian cemerlang, seperti gelandang Ivan Rakiti? dari Barcelona untuk menggantikan Banega yang hengkang. Sejauh ini, hasil yang diperoleh tim cukup beragam, mulai dari menahan imbang Barcelona 1-1 di Camp Nou, hingga kekalahan mengejutkan di kandang oleh Eibar.

Namun, kemenangan di kandang atas Osasuna dan RC Celta telah menenangkan keadaan, dengan duo penyerang, Youssef En-Nesyri dan Munir El Haddadi, sedang berada dalam performa luar biasa. Skuad Lopetegui masih mengancam klub-klub di papan atas klasemen LaLiga Santander, dalam musim yang sulit ditebak, dan mereka juga mampu mengamankan kualifikasi menuju babak 16 besar Liga Champions.

Namun, fokus pada pertandingan Sabtu nanti mengarah pada aspek domestik. Real Madrid datang sebagai juara bertahan LaLiga Santander, namun mereka sadar bahwa Sevilla berhasil meraih tiga poin dalam empat dari lima pertandingan terakhir di Stadion Ramón Sánchez Pizjuán.

Kondisi Lopetegui bersama Sevilla yang bisa dibilang sedang dalam kondisi siap bisa menghancurkan Madrid. Apalagi Los Blancos baru saja menelan dua kekalahan beruntun dari Deportivo Alaves (LaLiga) dan Shakhtar Donets di Liga Champions.

I
Penulis
Igor Hakim