news
LIGA SPANYOL
Sejarah LaLiga Pekan Ini: Hat-trick Pertama Bale hingga Gol Terakhir Ronaldo Nazario
02 December 2020 00:18 WIB
berita
Kilas balik terhadap gol-gol, para pemain, dan pertandingan klasik di pekan ini dalam sejarah sepak bola Spanyol.-TopSkor.Id/LaLiga
MADRID - Kilas balik terhadap gol-gol, para pemain, dan pertandingan klasik di pekan ini dalam sejarah sepak bola Spanyol. Berikut ulasannya:

30 November: Hat-trick perdana Bale di Real Madrid yang sempurna (2013)




Baca Juga :
- El Nino Jajaki Langkah Awal Karier Pelatih bersama Tim Atletico Madrid B
- Inter Krisis, Gaji Pemain Belum Dibayar, Cicilan Pertama Achraf Hakimi Ditunda hingga Maret


Gareth Bale mengalami kesulitan pada dua bulan pertamanya di Santiago Bernabéu karena beberapa masalah kebugaran yang dialaminya, namun, pada tanggal 30 November 2013, di pertandingan ke-13nya sebagai pemain di Real Madrid, mantan bintang Tottenham itu melakukan hal yang jarang dilakukan oleh pemain lainnya. Ketika menjamu Valladolid di Santiago Bernabéu, di menit ke-33, sundulannya mengubah skor menjadi 1-0.

Gol keduanya dicetak pada babak kedua lewat tendangan kaki kanannya setelah menerima umpan jauh Marcelo. Di akhir pertandingan, bek asal Brasil itu lagi-lagi membantu Bale untuk mencetak gol ketiganya dengan sebuah gol dari jarak dekat dengan kaki kirinya. Gol-gol tersebut merupakan ‘hat-trick sempurna’ dengan kombinasi sundulan, kaki kanan dan kirinya. “Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” ujar pemain asal Wales itu setelah pertandingan.


Baca Juga :
- Lionel Messi Ingin Menandatangani Kontrak Baru di Barcelona, Kata Joan Laporta
- Sadis! Karena Jose Mourinho, Gareth Bale Diminta Pulang ke Real Madrid


1 Desember: Debut Xabi Alonso bagi Real Sociedad (1999)

Tak ada yang patut dikenang oleh Real Sociedad dari kekalahan 1-0 saat melawan Logroñes di Copa del Rey pada tanggal 1 Desember 1999 di Reale Arena. Hasil tersebut membuat mereka tersingkir dengan agregat 3-1. Meskipun begitu, Xabi Alonso, yang baru saja berulang tahun ke-18, mencatatkan debutnya, dan mampu memberikan performa bagus dalam pertandingan yang ketat itu.

Pemuda itu kemudian dipinjamkan ke rival lokal, Eibar, di mana ia bermain untuk mendapatkan jam terbang di tingkat LaLiga SmartBank, sebelum pelatih La Real saat itu, John Toshack, memanggilnya pulang ke San Sebastián pada bulan Januari 2001. Selama beberapa musim, Alonso menjadi andalan lini tengah bagi skuad txuri-urdin yang nyaris saja merengkuh gelar LaLiga Santander, sebuah pencapaian yang ia raih pada musim 2011/12 sebagai pemain kunci bagi Real Madrid asuhan Jose Mourinho.

2 Desember: Messi meraih Ballon d’Or ke-6 (2019)

Suasana tegang mencekam di Theatre du Chatelet pada tanggal 2 Desember 2019, saat seluruh tamu yang hadir – dan jutaan penonton di seluruh dunia – menantikan pengumuman Ballon d’Or tahun itu. Messi menjalani musim yang luar biasa – dengan mencetak 34 gol dari 32 pertandingan LaLiga, dan berhasil memenangkan gelar LaLiga Santander kembali bersama Barcelona.

Namun, Barça dikejutkan oleh Liverpool di semi-final Liga Champions. Pada akhirnya, kehebatan Messi berhasil memenangkan penghargaan Ballon d’Or, dengan 686 suara, mengungguli Virgil van Dijk yang mencatat 679 suara. Itu adalah penghargaan Ballon d’Or keenam bagi Messi, sebuah pencapaian rekor bagi seorang pemain.

3 Desember: Gol terakhir Ronaldo Nazário di LaLiga (2006)

Pada tanggal 3 Desember 2006, Real Madrid tertinggal 1-0 dari Athletic Club di Santiago Bernabéu pada babak pertama, dan pelatih Los Blancos saat itu, Fabio Capello, langsung melakukan pergantian pemain. Ronaldo Nazário masuk sebagai pemain pengganti, yang baru saja kembali dari cedera lutut berkepanjangan. Setelah 19 menit bermain, pemain berusia 30 tahun itu langsung mencetak gol penyeimbang berkat asis Sergio Ramos.

Pemain Brasil lainnya, Roberto Carlos, mengubah keadaan dan memastikan kemenangan 2-1 bagi Los Blancos. Ditengah selebrasi, tak ada yang menyadari bahwa mereka baru saja menyaksikan Ronaldo mencetak gol terakhirnya selama lima musim berseragam Blancos. Kurang dari dua bulan berselang, ia secara mengejutkan pindah ke klub Italia, AC Milan, namun, ia sekarang kembali ke LaLiga sebagai presiden klub Real Valladolid.

5 Desember: Samuel Eto’o mencatatkan debutnya di LaLiga – bagi Real Madrid! (1998)

Pada hari Sabtu tanggal 12 Mei 1998, di Stadion Olympic, Barcelona, Real Madrid menyambangi Espanyol. Dengan pertandingan yang berakhir tanpa gol hingga pertengahan babak kedua, pelatih Los Blancos ketika itu, Guus Hiddink mengganti penyerang asal Kroasia, Davor Šuker, dengan penyerang muda asal Kamerun bernama Samuel Eto’o untuk debutnya di LaLiga. Eto’o saat itu tidak mencetak gol, dan pertandingan tetap berakhir tanpa gol.

Namun, Eto’o kemudian mencetak delapan gol dan lima asis dalam 16 LaLiga Santander MELAWAN Real Madrid selama karirnya, termasuk dua gol saat RCD Mallorca menang 3-2 di Santiago Bernabéu pada musim 2003/04 dan empat gol lagi dicetak pada pertandingan El Clásico LaLiga selama membela Barcelona. Di ibu Kota Catalan ia mencatatkan debutnya di LaLiga, dan di tim seberang yang bermarkas di Camp Nou ia menjuarai tiga gelar LaLiga Santander.

6 Desember: Thierry Henry mencetak hat-trick bagi Barça (2008)

Pada tanggal 6 Desember 2008, musim pertama Pep Guardiola sebagai Pelatih Barcelona dan mampu membawa skuadnya bermain luar biasa saat Valencia berkunjung. Gol pertama terjadi di menit ke-19, saat Thierry Henry berhasil mengeksekusi operan jarak jauh dari Yaya Toure. Tak lama setelah gol pertama, dua mantan pemain Arsenal bekerja sama untuk mencetak gol, Alexander Hleb memberi asis kepada Henry untuk mencetak gol keduanya. Pemain asal Prancis tersebut menuntaskan hattrick, dan Blaugrana berhasil menang 4-0 berkat gol penutup dari Bojan Krki?.

Pemain Perancis berusia 31 tahun itu mendapat tepuk tangan dari penonton di Camp Nou berkat performa luar biasa saat berseragam Barça yang melawan skuad Valencia asuhan Unai Emery, yang mengandalkan pemain-pemain seperti David Albelda serta David Villa di tim utamanya. Henry kemudian mencetak 35 gol dalam 80 pertandingan LaLiga selama tiga musim di Camp Nou, dan menjuarai dua gelar LaLiga Santander.

I
Penulis
Igor Hakim