news
LIGA 1
Persib Buka Akademi di Pati, Berharap Dapat Talenta Baru untuk Liga 1
30 November 2020 12:30 WIB
berita
Direktur Akademi Persib, Yoyo S. Adiredja - Media Persib
PATI -- Persib Bandung telah membuka akademi sepak bola baru di luar Jawa Barat, yakni di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Persib melebarkan investasinya dalam hal pembinaan pemain muda, yang bisa berdampak baik untuk klub di masa yang akan datang.




Baca Juga :
- Asnawi Mangkualam Akan Dikontrak 1 Tahun oleh Klub Korea Selatan
- Liga 1 dan Liga 2 2020 Resmi Diputuskan Batal dan Tanpa Juara


Fokus Persib bukan hanya mencetak pesepakbola asli Jawa Barat, khususnya Bandung, namun kini telah menginvasi ke wilayah lain.

Adapun akademi Persib di Pati berpusat di Lapangan Desa Tambaharjo yang resmi dibuka lewat pemberian kurikulum, Sabtu (28/11/2020).


Baca Juga :
- Kiper Persib Muhammad Natshir Kembali ke Merumput, Ia Dicoba Dimainkan di Posisi Lain
- Bola Jumat Keramat: Membedah 18 Klub Liga 1, Bagaimana Jadi Profesional Seutuhnya (Jilid 1)


"Kami tidak hanya membina anak-anak muda yang berasal dari Bandung atau Jawa barat, tapi juga seluruh Indonesia," kata Direktur Akademi Persib, Yoyo S. Adiredja.

"Saya bersyukur Pati punya antusiasme besar untuk itu. Jadi, mari berbagi dan berdiskusi dalam membina anak-anak ini," ia menambahkan.

Selain ada lapangan berukuran standar internasional, markas Akademi Persib di Pati juga akan dilengkapi mes berkapasitas hingga 60 siswa.

Yoyo pun mengapresiasi tekad pengelola membina para pesepakbola muda dan berharap Persib nantinya bisa mendapat talenta baru dari sana.

"Saya bersyukur Pati sudah punya lapangan seperti ini. Kalau di Bandung rasanya sulit karena terlalu banyak peminat," katanya.

"Siswanya sudah ada, lapangan dan kurikulum pun sudah ada, tinggal jalankan saja. Semoga akan ada pemain Liga 1 yang berasa dari sini di masa mendatang," ia memungkasi.

Adapun Manajer Akademi Persib di Pati, Dwi Ariyanto, meyakini Pati punya potensi besar menghasilkan pemain-pemain berkualitas.

"Dengan Akademi Persib, saya ingin menonjolkan bagaimana cara mendidik anak-anak karena Persib adalah tolok ukur pembinaan sepakbola nasional," katanya.

Saat ini Akademi Persib di Pati memiliki sekitar 21 siswa, yang merupakan anak-anak yang tinggal di sekitar Desa Tambaharjo.

Kepala Akademi Persib, Andia Prapti, mengaku punya strategi dalam menarik lebih banyak minat anak-anak lainnya.

"Kami akan menggandeng beberapa stakeholder sekitar Pati untuk ikut mendorong bakat anak-anak ini," katanya, dari situs Persib.

"Sudah ada beberapa, tapi semoga bisa mengundang yang lainnya agar pembinaan anak-anak lebih berkualitas lagi," Andia memungkasi.*04

T
Penulis
Taufani Rahmanda