news
LIGA 1
Cerita Spesial Pelatih Borneo Mario Gomez Bertanding Melawan Maradona, "Dengan Maradona, Boca seperti Bermain dengan 12 Pemain"
29 November 2020 11:40 WIB
berita
Pelatih Borneo FC, Mario Gomez - Ady Sesotya
SAMARINDA -- Pelatih Borneo FC, Mario Gomez, punya cerita spesial tentang sosok mendiang Diego Maradona yang baru tutup usia.

Legenda sepak bola dunia asal Argentina, Diego Maradona meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) waktu setempat.




Baca Juga :
- Asnawi Mangkualam Akan Dikontrak 1 Tahun oleh Klub Korea Selatan
- Bikin Haru, Putri Maradona Menangis Melihat Aksi Pemain Boca Juniors dan Newell’s Old Boys


Kabar wafatnya Diego Maradona itu pun lantas menjadi duka bagi dunia, khususnya bagi para pelaku sepak bola.

Tanpa terkecuali bagi Mario Gomez di Borneo FC, yang memang berasal dari Argentina, serupa Diego Maradona.


Baca Juga :
- Liga 1 dan Liga 2 2020 Resmi Diputuskan Batal dan Tanpa Juara
- Kiper Persib Muhammad Natshir Kembali ke Merumput, Ia Dicoba Dimainkan di Posisi Lain


Bagi pelatih berusia 63 tahun, sosok pemilik Gol Tangan Tuhan itu sangatlah spesial, bahkan ada cerita terkait keduanya.

Pada masa mudanya dulu, saat masih menjadi pemain, Gomez pernah bertanding menghadapi Maradona di Argentina.

"Saya pernah bermain melawan dia di tahun 1981. Pada saat itu dia bermain di Boca dan saya di Ferro Carrilo Oeste," katanya.

"Kami bertemu dua kali. Saya tak bisa mendeskripsikan kata-kata untuk dia. Dia sangat luar biasa dan hebat," Gomez menambahkan.

Lebih lanjut eks-pelatih Arema FC itu menyebut dirinya selalu berkata bahwa dengan Maradona, Boca bermain dengan 12 pemain.

"Kalian paham kan maksudnya? Maradona semasa hidupnya terbaik menurut saya," ucap Gomez, dari situs resmi Borneo FC.

Sementara itu rekannya dari Argentina, Marcos Gonzalez, yang juga pelatih fisik Borneo FC mengungkapkan sangat sedih atas kepergian Maradona.

"Maradona di negara saya adalah orang yang sangat populer. Dia adalah salah satu pemain terbaik di sejarah sepakbola," ucapnya.

"Orang yang rendah hati dan membuat semua orang bahagia. Dia membuat seluruh dunia tau negara saya. Maradona adalah 'bendera' kami," Marcos memungkasi.*04

T
Penulis
Taufani Rahmanda