news
LIGA 1
Pemain Liga 1 dan Liga 2 Indonesia Akan Menjalani Vaksinasi Covid-19, LIB Akan Koordinasi dengan Menkes dan Satgas
29 November 2020 11:27 WIB
berita
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita - Taufani Rahmanda
JAKARTA -- PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjanjikan bakal menanggung vaksinasi Covid-19 untuk tim Liga 1 dan Liga 2.

Pemerintah Indonesia memproyeksikan vaksinasi Covid-19 perdana di Tanah Air dilakukan akhir 2020 atau awal 2021.




Baca Juga :
- Asnawi Mangkualam Akan Dikontrak 1 Tahun oleh Klub Korea Selatan
- Liga 1 dan Liga 2 2020 Resmi Diputuskan Batal dan Tanpa Juara


Para peserta Liga 1 dan Liga 2 pun tentu membutuhkannya mengingat kompetisi direncakan kembali bergulir Februari 2021.

Perihal itu, Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, menyatakan pihaknya siap menanggung biaya vaksinasi Covid-19.


Baca Juga :
- Kiper Persib Muhammad Natshir Kembali ke Merumput, Ia Dicoba Dimainkan di Posisi Lain
- Bola Jumat Keramat: Membedah 18 Klub Liga 1, Bagaimana Jadi Profesional Seutuhnya (Jilid 1)


Tanpa terkecuali, yakni untuk seluruh pemain, pelatih, dan ofisial tim peserta Liga 1 dan Liga 2 2020-2021.

"Vaksin menjadi bagian kewajiban LIB (kepada klub)," kata Akhmad Hadian Lukita, dilansir dari Antara.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa skema vaksinasi Covid-19 nantinya tidak akan jauh berbeda dengan bantuan swab test.

PT LIB memang telah menanggung tes usap yang dilakukan kepada para tim peserta kompetisi tahun ini.

Agar vaksinasi efektif dan akurat, LIB akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 dan pihak-pihak terkait.

Adapun, pemerintah Indonesia sejatinya tidak memasukkan atlet sebagai prioritas utama pemberian awal vaksin Covid-19.

Meski begitu, LIB tetap mengintip celah vaksinasi melalui skema mandiri yang dikoordinasikan erat dengan otoritas berwenang Indonesia.

"Mudah-mudahan vaksin tersedia resmi di pasar agar bisa vaksinasi mandiri," kata Akhmad Hadian Lukita.

"Sampai tiba saatnya vaksinasi, LIB tetap bertanggung jawab atas tes usap Covid-19 kepada setiap klub peserta kompetisi," ia memungkasi.*

T
Penulis
Taufani Rahmanda