news
UMUM
Kenang Ricky Yacobi, Presiden FIFA Kirim Pesan Duka Mendalam
25 November 2020 12:05 WIB
berita
Presiden FIFA Gianni Infantino/ Foto FIFA
PRESIDEN FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan rasa dukanya atas wafatnya salah satu legenda timnas Indonesia, Ricky Yacobi.

Hal itu disampaikan Gianni Infantino melalui suratnya kepada Ketua Umum PSSI, Komjen Pol (Purn.) Mochamad Iriawan.




Baca Juga :
- Shin Tae-yong Memberikan Tingkatan Denda di Timnas U-19 Indonesia
- Klub Rugi Finansial, Persebaya Minta PSSI dan LIB Tegas Hentikan Kompetisi 2020


Wafatnya salah satu legenda timnas Indonesia, Ricky Yacobi, menjadi duka bagi publik sepak bola Tanah Air.

Seperti diketahui, Ricky Yacobi, mengembuskan napas terakhirnya, Sabtu (21/11/2020) pagi.


Baca Juga :
- Urung Ujicoba di Spanyol, Timnas U-19 Indonesia Pulang Besok
- Mantan Asisten Pelatih Arema Calonkan Diri Jadi Ketua Umum PSSI Askab Malang


Ricky Yacobi meninggal lantaran terkena serangan jantung saat bermain sepak bola di Lapangan A, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, hari itu.

Berbagai ucapan duka pun mengalir untuk lelaki asal Medan, Sumatera Utara itu. Salah satunya dari Presiden FIFA, Gianni Infantino.

"Kepada Ketua Umum PSSI yang terkasih, saya ingin mengucapkan ungkapan turut berduka cita yang mendalam atas kepergian mantan pemain timnas dan legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi. Kata-kata rasanya tak cukup untuk mengungkapkan kesedihan atas kehilangan ini," kata Gianni Infantino, dalam suratnya itu.

"Dia (Ricky Yakobi) dikenang sebagai pemain Indonesia yang paling menonjol di tahun 1980-an, top skorer, peninggalan dan pencapaian yang sudah ia diraih, dan terlebih khusus tentang kepribadiannya, popularitasnya, kepemimpinannya dan kualitasnya sebagai manusia secara utuh, tidak akan pernah bisa dilupakan. Dia akan selalu dirindukan," Infantino menambahkan.

Dalam suratnya, Infantino juga mengapresiasi pencapaian yang telah diraih Ricky Yacobi sepanjang kariernya.

 “Selama kariernya Ricky sudah menjadi kapten untuk tim Indonesia selama lebih dari 30 kali, dan membawa tim nasional memimpin pada pertengahan tahun 1980-an. Di level klub, karier Ricky di PSMS dan Arseto FC serta klub Jepang Matsushita FC. Ia akan selalu dikenang," ia menambahkan. ungkapnya

"Mewakili komunitas sepak bola internasional, saya ingin turut bersimpati yang amat dalam untuk PSSI, dan untuk keluarga Ricky, teman-teman dan orang-orang terkasih yang ditinggalkan. Kami akan selalu bersama kalian."

"Kami harap semua kenangan dan kata-kata penyemangat akan membantu untuk memberikan kedamaian dan penghiburan di masa-masa sulit saat ini," Infantino memungkasi.*TAUFAN BARA MUKTI/04

R
Penulis
Rizki Haerullah