news
UMUM
Nova Arianto: "Timnas seperti Dibuat Main-main, Padahal Mereka Dibiayai Uang Rakyat"
25 November 2020 10:38 WIB
berita
Asisten pelatih timnas U-19 Nova Arianto/ Foto Media PSSI
TIMNAS U-19 Indonesia mencoret dua pemainnya: Serdy Ephyfano dan Mochamad Yudha Febrian dari pemusatan latihan.

Asisten pelatih timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, membeberkan kesalahan Serdy Ephyfano dan Yudha Febrian hingga mengalami pencoretan.




Baca Juga :
- Klub Rugi Finansial, Persebaya Minta PSSI dan LIB Tegas Hentikan Kompetisi 2020
- Thailand Terbuka: Kejutan Ganda Putra Muda Indonesia ke Semifinal


Dua pemain timnas U-19 Indonesia, Serdy Ephyfano dan Mochamad Yudha Febrian, dicoret karena tindakan indisipliner.

Timnas U-19 Indonesia mengumumkan pencoretan dua pemainnya, Serdy Ephyfano dan Mochamad Yudha Febrian, pada Selasa (24/11/2020).


Baca Juga :
- Tunggal Putri Indonesia Bergugurun Tak Tersisa
- Putri Jadi Korban, Tapi Pebulutangkis Indonesia Ini Tak Banding ke CAS


Serdy dan Yudha dicoret karena melakukan tindakan indisipliner dalam pemusatan latihan (TC) timnas U-19 Indonesia.

Kedua pemain tersebut langsung dikembalikan ke klub masing-masing pada Senin (23/11/2020).

Asisten pelatih timnas U-19 Indonesia, Nova Arianto, membocorkan kesalahan fatal yang dilakukan Serdy dan Yudha.

Tak hanya satu, Serdy dan Yudha melakukan tiga kesalahan berturut-turut sehingga tim pelatih memutuskan untuk melakukan pencoretan.

"Mereka terlambat latihan Senin (23/11/2020) pagi, tidak melakukan timbang badan pada pagi hari dan baru kembali ke hotel sekitar pukul 03.00 WIB," ujar Nova dilansir dari Antara.

Nova menyesalkan perilaku kedua pemain tersebut. Eks-pemain Persib Bandung itu mengatakan bahwa para pemain yang dipanggil masuk timnas U-19 Indonesia harus punya tanggung jawab yang baik.

Apalagi, timnas U-19 Indonesia tengah dipersiapkan sungguh-sungguh guna mengikuti Piala Dunia U-20 yang akan digelar tahun depan.

"Timnas seperti dibuat main-main padahal mereka dibiayai uang rakyat. Banyak pemain yang ingin bermain di timnas, tetapi yang sudah di timnas malah seenaknya sendiri," ujar Nova.

Nova juga berpesan kepada pemain-pemain yang masih bertahan di timnas U-19 Indonesia untuk lebih disiplin.

Sebab, sambung Nova, timnas U-19 Indonesia membutuhkan pemain yang memiliki kemampuan fisik, taktik, teknik, dan mental yang baik.

"Saya berpesan kepada pemain, kesempatan tidak akan datang dua kali. Jadi, manfaatkan momen secara baik dengan penuh tanggung jawab dan disiplin," tutur dia.

"Para pemain harus sadar untuk menjadi seorang profesional banyak yang harus dikorbankan," mantan pemain timnas Indonesia itu memungkasi.

TC timnas U-19 Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, ini tidak dihadiri langsung oleh sang pelatih, Shin Tae-yong.

Shin pulang ke negaranya, Korea Selatan, setelah memimpin timnas U-19 Indonesia menjalani TC di Kroasia pada Agustus hingga Oktober lalu.*TAUFAN BARA MUKTI/04

R
Penulis
Rizki Haerullah