news
LIGA INTERNASIONAL
James Rodriguez Bantah Dirinya Terlibat Baku Hantam di Ruang Ganti Timnas Kolombia
21 November 2020 22:26 WIB
berita
James Rodriguez - TopSkor/Istimewa
LIVERPOOL – James Rodriguez menepis kabar yang menyebutkan dirinya terlibat dalam keributan di ruang ganti tim nasional Kolombia usai kekalahan beruntun dari Uruguay dan Ekuador dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Barranquilla pada 13 dan 17 November lalu.

Menurut kabar yang beredar di sejumlah media, gelandang Everton berusia 29 tahun tersebut bertengkar dengan bintang Bournemouth, Jefferson Lerma, dan bek Tottenham Hotspur, Davinson Sanchez.




Baca Juga :
- Dominic Carvert-Lewin bagai Magnet, Cetak 10 Gol dari 9 Laga Liga Primer, Menyamai Rekor Les Ferdinand
- Richarlison Bela Cavani yang Diganjar Kartu Merah karena Pelanggaran terhadap Dirinya di Laga Uruguay vs Brasil


James kemudian memberikan sebuah pernyataan di akun Twitter pribadinya untuk membantah berita yang beredar.

“Saya ingin menginformasikan kepada publik, media, dan suporter secara keseluruhan bahwa saya membantah semua jenis tudingan yang terkait dengan tindakan pelecehan, penyerangan, perkelahian, dan semua jenis kontroversi di antara para pemain di mana saya disebut sebagai pemeran utamanya, seusai kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 13 dan 17 November 2020,” tulis pemain 29 tahun itu.


Baca Juga :
- Richarlison Dedikasikan Golnya lawan Uruguay buat Warga Brasil yang Sudah 2 Minggu Tak Mendapat Pasokan Listrik
- Carlo Anceloti 'Menekan' Everton untuk Datangkan Isco dari Real Madrid


“Apa yang terjadi di lapangan dan hasil-hasil yang tidak menguntungkan tidak berlanjut lebih jauh lagi. Saya punya hubungan baik dan saling menghormati dengan masing-masing rekan di timnas Kolombia, baik di ruang ganti maupun dalam kehidupan pribadi saya.

“Ini satu periode yang sulit buat kami dari segi olahraga dan sebagai pemain adalah yang pertama harus mengakui tanggung jawab kami.

“Tapi, sebagai sebuah tim kami tetap kuat dan mimpi kami lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar masih berlanjut dan kami harus bekerja lebih keras lagi untuk meraihnya.

“Mengenai kabar di atas, kami harus menepis semua keraguan terkait keharmonisan dan atmosfer di ruang ganti. Terlepas dari kekecewaan yang kami alami, situasi ini tidak memicu konflik di antara kami.

“Terakhir, say meminta semua orang agar tidak jatuh dam perangkap misinformasi terkait kebohongan ini. Semua yang bertanggung jawab menciptakan kisah bohong ini hanya ingin memunculkan keributan dengan memakai nama saya dan saya akan mengambil tindakan hukum jika diperlukan.”

R
Penulis
Rijal Al Furqon