news
LIGA INTERNASIONAL
Erling Haaland Golden Boy: Sosoknya bagai Terminator dan Cyborg, Posturnya seperti Norse, Raksasa Norwegia
21 November 2020 16:28 WIB
berita
Penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland -Topskor.id/asdiario
TURIN - Penyerang Borussia Dortmund dan timnas Norwegia, Erling Haaland, terpilih sebagai pemenang penghargaan Golden Boy 2020. Harian Olahraga Italia, Tuttosport, sebagai pencetus penghargaan ini mengumumkannya pada hari ini.

Trofi atau acara penyerahannya akan digelar di Turin pada 14 Desember nanti. Selain Haaland, bintang baru AC Milan, Sandro Tonali, terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik (di bawah 21 tahun), dan untuk trofi Golden Girl dimenangkan oleh Asia Bragonzi, talenta klub Verona.




Baca Juga :
- Mimpi Gratis, Sang Legenda Dambakan Haaland Berkostum MU
- Tawar-Menawar, Chelsea Bersedia Pecahkan Rekor Sensasi Dortmund Erling Haaland


Haaland terpilih sebagai pemenang ajang ini dengan menyingkirkan sejumlah kandidat lainnya seperti Dejan Kulusevski (Juventus), Ansfu Fati (Barcelona), Alphonso Davies (Bayer Muenchen), atau Jadon Sancho (Borussia Dortmund).

Gelar ini juga spesial karena Haaland menjadi pemain asal Norwegia pertama yang meraihnya. Selama ajang ini digelar, sejumlah pemain muda meraihnya dari negara-negara yang memang identik dengan sepak bola.


Baca Juga :
- CEO Dortmund Patok Persyaratan Transfer Erling Haaland
- Lothar Matthaus Puji Haaland Sekaligus Merendahkan Dortmund


Prancis contohnya, tiga kali pemainnya meraih trofi ini yaitu Kylian Mbappe pada 2017, Anthony Martial pada 2015, dan Rafael Van Der Vaart dalam edisi pertama Golden Ball digelar pada 2003 silam.

Inggris dua pemain yaitu Raheemm Sterling pada 2014 dan Wayne Rooney pada 2004 sedangkan Spanyol dua pemain seperti Cesc Fabregas pada 2006 dan Isco pada 2012, Italia adalah Mario Balotelli pada 2010.

Lionel Messi untuk Argentina pada 2005 dan Sergio Aguero pada 2007. Sementara Jerman diwakili Mario Goetze pada 2011.

Dari Brasil ada Anderson pada 2008 dan Alexandre Pato pada 2009. Tahun lalu pemenangnya adalah Joao Felix, pemain Benfica dan Atletico Madrid.

Haaland, 20 tahun, adalah Skandinavia pertama, Nordic, dan pemain dengan postur raksasa yang mengejutkan karena dia berasal dari negeri yang sebenarnya tidak menempatkan sepak bola sebagai olahraga yang paling populer.

Di Norwegia, tentu saja didominasi oleh olahraga ski seperti ice skating sleeding, atau snowboarding. Karena itu, tampilnya Haaland sekaligus sebagai kemampuan pemain ini mengubah image tersebut.

Haaland menjadi sosok yang membuat Norwegia justru kembali menjadi perhatian dunia. Dia seperti tsunami yang sepanjang 2020 ini (sejak 18 Januari hingga 21 November), memiliki rapor yang luar biasa.

Total, Haaland telah mencetak 33 gol hanya dalam 34 pertandingan antara Borussia Dortmund dan timnas Norwegia. Dengan demikian, rata-ratanya pun mengagumkan: 0,97 gol per pertandingan.

Dia adalah mesin gol, nyaris sosoknya seperti Cyborg. Tuttosport dalam narasinya mengibaratkan Haaland tidak jauh dari sosok Arnold Schwarzenegger dalam film Terminator.

Dia memiliki fisik yang kokoh dan tinggi, 194 sentimeter dengan berat 87 kilogram. Pers Norwegia bahkan membandingannya dengan Norse, mitologi dalam kepercayaan Nordic yaitu raksasa atau seperti Trolls.

"Dia kuat seperti beruang dan cepat seperti kuda," demikian komentar ESPN TV terkait profil anak dari Alf-Inge Haaland, mantan pemain Manchester City dan Leeds United ini.

Golden Boy merupakan penghargaan yang khusus diberikan kepada pemain muda yang usianya di bawah 21 tahun.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat