news
LIGA INTERNASIONAL
Kylian Mbappe Disarankan Tinggalkan PSG, Lebih Pas Ke Liverpool atau Real Madrid?
21 November 2020 10:21 WIB
berita
Mbappe banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Liverpool atau Real Madrid.
PARIS - Mantan wakil presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev kirim pesan kepada Kylian Mbappe. Dia sarankan striker Prancis itu meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) sebelum kontraknya berakhir pada 2022.

Kontrak pemain berusia 21 tahun ini di Parc de Princes pada akhir musim 2021/22. Mbappe banyak dikaitkan dengan kepindahan ke Liverpool atau Real Madrid.




Baca Juga :
- "Itu Bukan Fernando Torres. Dia Pegulat yang Memakan Fernando Torres”
- Solskjaer Bersiap “Curi” Calon Bek Pengganti Van Dijk dari Tangan Liverpool


PSG bertekad untuk mengikatnya dengan perpanjangan kontrak sebelum akhir musim ini. Bos Thomas Tuchel memprioritaskan masa depannya bersama pemain internasional Brasil, Neymar.

Namun, Vasilyev mengatakan dalam wawancara dengan Telefoot, dilaporkan melalui Mundo Deportivo, berharap dia akan pindah dalam beberapa bulan mendatang.


Baca Juga :
- Tinggalkan Liga Super China, Rafa Benitez Menuju Celtic untuk Buat Perhitungan pada Steven Gerrard
- Ole Gunnar Solskjaer Bicara dari Hati ke Hati dengan Paul Pogba Jelang Duel Manchester United vs Liverpool


“Dia harus membuat keputusan yang sangat penting, dan saat ini dia tampaknya lebih menuju jalan keluar,” katanya.

"Tidak ada yang tak mungkin. Kylian masih muda dan yang ingin dia menangkan adalah gelar. Kylian sangat ambisius. Dia ingin memenangkan segalanya dan memecahkan semua rekor."

"Jika besok PSG mengusulkan proyek ambisius, di mana dia merasa nyaman dan dengan opsi untuk melangkah lebih jauh dan menjamin bahwa dia bisa memenangkan segalanya dalam kariernya, dia bisa memperbarui."

Meskipun mengisyaratkan kemungkinan keluar dari ibu kota Prancis, Vasilyev menolak berkomentar tentang ke mana menurutnya Mbappe bisa pindah pada 2021.

Jika Mbappe mengonfirmasi niatnya untuk meninggalkan PSG sebelum akhir musim 2020/21, tim Tuchel kemungkinan akan mendorong penjualan musim panas untuk menghindari kehilangannya dengan status bebas transfer pada 2022.*

news
Penulis
Suryansyah