news
LIGA SPANYOL
Simak! Ini Head-to-head di Segala Posisi pada Laga Atletico-Barcelona
21 November 2020 00:45 WIB
berita
Pertandingan antara Colchoneros dengan Culés akhir-akhir ini telah menghasilkan sebuah hiburan hebat, dilengkapi dengan pertarungan tim serta individual.-TopSkor.Id/LaLiga-
MADRID - Pertandingan kelas atas antara Atlético de Madrid dan FC Barcelona di LaLiga Santander pada akhir pekan menjadi salah satu pertandingan yang menegangkan, dengan pertarungan tim dan individu sebagai tambahan. Akan ada pertarungan menarik antar para pemain terbaik di posisinya.

Kiper: Jan Oblak vs Marc-André ter Stegen




Baca Juga :
- Pemilihan Presiden Barcelona Digelar 24 Januari 2021, Fans Protes Tidak Bisa Beli Pemain
- Lionel Messi Bisa Bebas dari Kartu Kuning karena Selebrasi Memakai Kaus Maradona


Atleti dan Barcelona memiliki dua dari kiper terbaik di dunia. Kiper utama Barça masih belum mampu menjuarai Trofi Zamora – penghargaan tahunan untuk kiper dengan jumlah kebobolan paling sedikit di LaLiga Santander – untuk melengkapi catatan prestasinya, dan hal tersebut dikarenakan Jan Oblak terus memenanginya.

Kiper asal Slovenia itu telah menjuarai penghargaan tersebut selama empat kali dan ia kembali bermain di tingkat tertinggi pada musim ini. Ter Stegen memulai musim ini dengan cedera, namun ia telah kembali bermain selama dua pertandingan untuk klubnya, satu di LaLiga Santander dan satu lagi di Liga Champions. Hanya butuh dua pertandingan bagi pemain dengan nomor punggung 1 itu untuk mengingatkan dunia bahwa ia adalah salah satu kiper terbaik untuk Blaugrana.


Baca Juga :
- Sejarah Jersey Maradona Bisa Sampai di Tangan Messi
- Messi Selebrasi dengan Jersi Maradona, Pemain Barcelona Terkejut


Bek: José María Giménez vs Gerard Piqué

Pertahanan kedua tim bagaikan siang dan malam. Di satu sisi, lini pertahanan Atlético de Madrid menjadi yang terbaik sejauh ini di LaLiga Santander dengan kebobolan dua gol. Catatan tersebut sangat kontras dengan delapan gol yang bersarang di gawang FC Barcelona. José María Giménez dan Gerard Piqué merupakan dua bek berkualitas dan telah menjadi pemimpin tim masing-masing selama beberapa tahun.

Saat ini, Giménez bermain dengan kualitas yang sulit disamakan dengan pemain lain. Meskipun bek tengah lainnya mungkin mampu mencetak gol, bermain elegan, dan mungkin mampu mengolah bola, seperti Piqué, saat ini tidak ada bek tengah yang sesolid pemain asal Uruguay tersebut.

Lini tengah: Koke dan Saúl Ñíguez vs Frenkie de Jong dan Sergio Busquets

Pertarungan di lini tengah semakin menentukan dan FC Barcelona harus bermain dengan hati-hati. Meskipun Culés biasanya memiliki keunggulan utama di tengah lapangan, mereka akan menghadapi salah satu duet lini tengah terlama, Koke dan Saúl Ñíguez. Mereka telah bermain bersama selama tujuh musim dan bertanggung jawab terhadap performa tim Atleti musim ini yang terkenal kerena kemampuan menyerangnya.

Sementara itu, FC Barcelona memiliki duo pivot Frenkie de Jong dan Sergio Busquets, dan mereka telah berjuang lebih dari biasanya saat melindungi pertahanan dan membawa bola ke depan. Dengan demikian, pertarungan di lini tengah akan lebih sengit mengingat catatn kedua tim pada beberapa penampilan terakhir.

Lini serang: João Félix vs Lionel Messi

Tanpa diragukan lagi, salah satu pertempuran paling seru pada laga ini akan mempertemukan João Félix dan bintang liga, Lionel Messi. Keduanya merupakan pemain dengan talenta terhebat di LaLiga Santander, dan pertemuan keduanya datang di saat yang tepat. Dari sisi tuan rumah, João Félix sudah sangat siap dan telah menjadi salah satu pencetak gol terbanyak tahun ini.

Dari sisi lawan, Messi telah kembali dan semakin berperan dalam permainan FC Barcelona, sehingga tetap menjadi bagian penting bagi tim. Saat melihat duel antar penyerang, Luis Suárez tidak bisa dilupakan begitu saja mengingat ia merupakan mantan rekan Messi di lini serang, dan sekarang berduet dengan João Félix untuk melawan mantan klubnya.

Pelatih: Diego Simeone vs Ronald Koeman

Pada pertandingan akhir pekan ini, pelatih yang telah bersama klubnya sejak lama akan menghadapi salah satu pelatih terbaru di LaLiga Santander. Kedua pelatih juga mewakili klub mereka masing-masing, meskipun pertarungan antar gaya permainan pada pertemuan pertama musim ini tidak akan seheboh kesempatan-kesempatan sebelumnya.

Simeone terus meminta intensitas dan keseimbangan dari para pemainnya dan mereka adalah tim dengan catatan kebobolan terbaik di LaLiga Santander dan menjadi pencetak gol terbanyak kedua sejauh ini. Sementara itu, FC Barcelona, sepanjang sejarahnya identic dengan gaya bermain menyerang, namun, di bawah asuhan pelatih anyar, Ronald Koeman, fokus mereka terhadap intensitas serta keseimbangan tidak bisa diganggu gugat.

 

I
Penulis
Igor Hakim