news
LIGA SPANYOL
Font: Perekrutan Griezmann Contoh Kesalahan Rezim di Barcelona
20 November 2020 13:20 WIB
berita
Griezmann dan Lionel Messi selebrasi/ Foto Twitter
LIONEL Messi tengah menjadi objek pemberitaan yang bergelombang sekembalinya dari tugas internasional akhir-akhir ini.

Mulai masalahnya di Barcelona hingga petugas bea cukai yang mendatangi jet pribadinya di bandara El Prat untuk melakukan pemeriksaan rutin pada dokumen menyebabkan penundaan satu jam.




Baca Juga :
- Pemilihan Presiden Barcelona Digelar 24 Januari 2021, Fans Protes Tidak Bisa Beli Pemain
- Perbedaan Messi, Maradona, dan Cristiano Ronaldo yang Bisa Membuat Fans Barcelona Marah


Terkait masalah di Barcelona, baru-baru ini Messi mengeluarkan komentar pedas terkait tudingan Eric Olhats, mantan agen Griezmann, menyebut Messi sebagai "kaisar" yang memerintah klubnya "dengan memberikan “teror”.

“Sejujurnya, saya lelah selalu menjadi masalah bagi semua yang ada di klub ini,” Messi mengeluhkan.


Baca Juga :
- Lionel Messi Bisa Bebas dari Kartu Kuning karena Selebrasi Memakai Kaus Maradona
- Sejarah Jersey Maradona Bisa Sampai di Tangan Messi


Messi, yang kontraknya akan berakhir musim panas mendatang, mencoba hengkang pada Agustus lalu.

Perselisihannya dengan Bartomeu, membuat sang presiden mengundurkan diri pada Oktober.

Lalu, manajer ketiga Barcelona di 2020, Ronald Koeman, yang sempat dingin dengan Messi, berada di bawah tekanan setelah satu kemenangan dari lima pertandingan liga terakhir.

Kini, pelatih asal Belanda itu harus mengumpulkan semua pemain usai membela timnas dan menyusun rencana untuk perjalanan tandang terberatnya, di Atletico Madrid pada hari Sabtu.

Sedangkan, Griezmann, yang baru saja membawa Prancis melaju ke semifinal Nations League ikut menjadi berita utama yang lebih tidak nyaman.

Victor Font, kandidat kuat untuk memenangkan pemilihan presiden Barcelona berikutnya, telah menyusun rencananya.

Dia mengutip Griezmann sebagai contoh kesalahan rezim sebelumnya dalam perekrutan Barcelona.

“Dia jelas merupakan penandatanganan yang seharusnya tidak terjadi karena posisinya [Griezmann] bermain,” kata Font.

Pemain Prancis itu menghabiskan € 120 juta dari Atletico pada 2019, dan mencetak sembilan gol Liga di musim pertamanya - jauh dari rekor yang membuatnya menjadi ikon di Atletico, setidaknya sampai dia setuju untuk bergabung dengan Barcelona, ??setahun setelahnya.

"Griezmann masuk untuk menduduki posisi Messi  itu membuat penyesuaian menjadi sangat rumit,” kata Font.

Font berbicara yang mendapatkan wewenang menjadi presiden berikutnya, akan terpengaruh pada masa depan Messi yang diproyeksikan di Barcelona.*

R
Penulis
Rizki Haerullah