news
UMUM
Menarik! Djokovic Lebih Diunggulkan Ketimbang Nadal di ATP Finals 2020
14 November 2020 00:03 WIB
berita
Tim Henman memprediksi Novak Djokovic dan Rafael Nadal akan menjadi sorotan utama dalam ATP Finals 2020.-TopSkor.Id/Istimewa-
LONDON - Dua petenis terbaik dunia: Novak Djokovic dan Rafael Nadal dipastikan akan berkompetisi di ATP Finals 2020pada 15-22 November di O2 Arena, London, Inggris, 

Berbagai prediksi pun bermunculan mengenai siapa yang akan menutup musim dengan trofi ATP Finals 2020.




Baca Juga :
- 'Itu Tidak Benar': Nadal Minta Maaf setelah Peretas Memeras Penggemarnya
- Cerita Menarik Daniil Medvedev ‘Ngos-ngosan’ Balas Ucapan Selamat


Tim Henman yang merupakan eks petenis andalan Inggris pun ikut berpendapat tentang siapa yang lebih berpeluang juara di antara Novak Djokovic atau Rafael Nadal.

Menurut Tim Henman, Djokovic memiliki lebih banyak peluang untuk juara ketimbang Nadal.


Baca Juga :
- Andy Murray Minta Semua Petenis Lakukan Vaksinasi Covid-19
- Australia Open 2021 Kemungkinan Diundur


Salah satu faktor yang mendasari penilaian tersebut adalah Djokovic lebih dominan ketimbang Nadal dalam duel di atas lapangan keras (hard courtindoor.

Selain itu, Djokovic sudah lima kali menang ATP Finals, yakni pada tahun 2008, 2012, 2013, 2014, dan 2015. Sedangkan Nadal belum pernah menjadi juara dalam ajang itu.

Pencapaian terbaik Rafael Nadal pada ATP Finals terjadi pada edisi 2010 dan 2013 saat ia finis sebagai runner up. 

"Djokovic kembali jadi petenis nomor satu dunia dan memenangi turnamen ini dalam lima kondisi yang berbeda," ujar Henman seperti dilansir dari Metro.co.uk.

"Dia memiliki catatan rekor bagus dalam turnamen indoor. Jika saya harus mendukung salah satu pemain, maka saya akan memilih Djokovic."

Pada sisi lain, lapangan keras dalam ruangan bukanlah tipe venue favorit bagi seorang Rafael Nadal.

Petenis yang kini berada di urutan kedua dunia itu lebih dominan di atas lapangan tanah liat (clay court) di luar ruangan (outdoor).

Bahkan, Rafael Nadal menadap julukan raja tanah liat berkat pencapaiannya yang telah berhasil memenangi turnamen tenis Grand Slam French Open sebanyak 13 kali.

"Jika Anda menilik rekor Nadal di lapangan indoor, maka Anda mungkin akan bilang, 'Oh, itu tidak terlalu bagus'," ujar Henman.

"Namun, dia juga pernah menang di ajang Masters yang digelar indoor. Dia pun pernah beberapa kali menjejakkan kaki di final ATP Finals, dua kali kalau tidak salah."

"Nadal masih ada peluang cukup baik. Walaupun saya rasa dia bukan favorit juara di ATP Finals. Dia masih berpeluang karena berada dalam kondisi prima dan sehat," katanya.

Selain Djokovic dan Nadal, petenis lain yang dianggap berpeluang meraih gelar juara di ATP Finals 2020 adalah Dominic Thiem.

Dominic Thiem adalah runner up ATP Finals 2019. Ia kalah dari Alexander Zverev (Jerman) di partai perebutan gelar juara.

Menurut Henman, Alexander Zverev lebih berpeluang untuk kembali menang tahun ini ketimbang Dominic Thiem meskipun tak sejalan dengan peringkat dunia yang dimiliki.

Saat ini, Dominic Thiem menduduki peringkat ketiga ATP sedangkan Alexander Zverev menduduki ranking ketujuh.

"Dia (Zverev) punya servis kedua yang tidak gampang dipatahkan. Saya rasa akan sangat menarik ketika bisa memenangi Grand Slam dengan servis kedua," kata Henman.

"Walau begitu, Thiem sudah empat kali merasakan final Grand Slam serta memenangi Masters 1.000 di hard court."

"Jadi, saya pikir Thiem masih berpeluang untuk menang jika terus berbenah," kata Tim Henman.

ATP Finals 2020 akan menggunakan sistem yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu mengundang delapan petenis putra terbaik dunia (untuk nomor tunggal).

Sayangnya, Roger Federer yang menduduki peringkat keempat dunia dipastikan tak dapat berpartisipasi pada ATP Finals 2020.

Petenis asal Swiss itu memang telah memutuskan untuk mengakhiri musim 2020 lebih cepat untuk menjalani proses pemulihan cedera.

Posisi Roger Federer maupun peserta lainnya yang memutuskan mundur dari ATP Finals 2020 bakal digantikan oleh petenis di luar peringkat delapan besar dunia.

I
Penulis
Igor Hakim