news
UMUM
Faktor Rafael Nadal Jadi Penyebab Alexander Zverev Gagal di Paris Masters 2020
11 November 2020 00:54 WIB
berita
Zverev mencoba legawa dengan hasil di Paris.
PARIS - Alexander Zverev mengakhir Paris Masters 2020 sebagai runner-up usai kalah 7-5, 4-6, 1-6 dari Daniil Medvedev di final, Minggu (8/11/2020).

Petenis Jerman tersebut gagal melanjutkan tren positif ketika menjuarai Cologne 1 dan 2 di Jerman pada Oktober tahun ini.




Baca Juga :
- Cerita Menarik Daniil Medvedev ‘Ngos-ngosan’ Balas Ucapan Selamat
- Andy Murray Minta Semua Petenis Lakukan Vaksinasi Covid-19


Alhasil, hasil status peringkat kedua harus diterima Alexander Zverev di Bercy Arena, Paris, kemarin.

Menurut petenis peringkat ketujuh dunia tersebut, salah satu faktor kegagalannya adalah kelelahan setelah laga sengit di semifinal melawan Rafael Nadal.


Baca Juga :
- Australia Open 2021 Kemungkinan Diundur
- Lolos ke Semifinal ATP Finals 2020, Rafael Nadal Antusias


Alexander Zverev harus susah payah menang 6-4, 7-5 atas Rafael Nadal demi meraih tiket final Paris Masters 2020.

Alhasil, tenaga yang telah terkuras di semifinal membuat Zverev kewalahan mengatasi set kedua dan ketiga ketika berhadapan dengan Daniil Medvedev di partai perebutan gelar juara.

"Saat set ketiga, selalu menjadi babak paling sulit bagi saya. Saya tahu bahwa saya harus menang dua set," kata Zverev dilansir dari Sky Sports.

"Ketika salah kalah di set kedua, saya sudah firasat bahwa set selanjutnya akan kesulitan," ucapnya. 

Petenis 23 tahun tersebut mengakui bahwa permainan Daniil Medvedev sangat apik di partai final Paris Masters 2020.

"Dia (Daniil Medvedev) bukan tipe pemain yang sangat liar," tutur Alexander Zverev.

"Dia sangat teratur. Tetapi, dia membuat Anda harus lari ke berbagai titik (untuk mengembalikan bola darinya)," Zverev menceritakan jalannya partai final.

Meskipun kecewa, Zverev mengaku legawa dengan hasil di Paris Masters 2020. Bahkan di beberapa foto yang beredar di dunia maya, Zverev tersenyum tegar menatap kekalahannya.

"Sebagai atlet profesional, ada banyak orang yang akan mencoba menghapus senyumanmu," ucapnya.

"Silakan saja mereka terus mencoba karena saya akan tetap tersenyum," kata Zverev memungkasi.

Zverev masih berpeluang untuk balas dendam atas kekalahan di final ini pada tur pamungkas, ATP Tour Finals 2020 yang akan digelar pada 15-22 November di O2 Arena, London, Inggris.

Medvedev dan Zverev akan menjadi dua dari delapan pemain terbaik tenis dunia yang akan memperebutkan trofi final rangkaian ATP Tour musim 2020.

Pada 2018, Zverev berhasil meraih titel juara ATP Tour Finals setelah mengalahkan Novak Djokovic di partai final dengan skor 6-4, 6-3.

I
Penulis
Igor Hakim