news
LIGA INGGRIS
Kekalahan Donald Trump dalam Pemilu Presiden AS Bakal Untungkan Liverpool. Ini Penjelasannya
07 November 2020 22:31 WIB
berita
Donald Trump - TopSkor/Istimewa
LIVERPOOL – Kekalahan Donald Trump dan kemenangan Joe Biden dalam pemilihan umum presiden Amerika Serikat 2020 bakal memuluskan rencana keuangan yang disusun pemilik Liverpool, Fenway Sports Group (FSG).

Pendapat itu dilontarkan ekonom AS, Andrew Zimbalist. Menurutnya, jika presiden petahana Donald Trump kalah dalam pemilihan ini, FSG bakal segera merampungkan kesepakatan dengan RedBall Acquisition.




Baca Juga :
- Siapa Dennis Rodman? Legenda NBA Dikaitkan dengan Bintang Sepak Bola Putri AS
- Hope Solo: Timnas Putri Amerika Serikat adalah Sekumpulan ‘Gadis Nakal” yang Tangguh


Pemilik Liverpool yang berasal dari AS, John W. Henry, telah melakukan negosiasi untuk meraih kesepakatan merger 6 miliar dolar AS (Rp85,3 triliun).

Dengan kesepakatan itu, RedBall bakal menguasai 25 persen saham The Reds dan klub itu akan masuk ke bursa saham.


Baca Juga :
- Akui Messi Pemain Terbaik di LaLiga, Ozil: Tapi Ronaldo Lebih Hebat di Mana-mana
- Maria Sharapova Tak Pernah Memiliki Keinginan untuk Ajukan Kewarganegaraan AS


Kesepakatan antara FSG dan RedBall bakal tetap terjadi terlepas dari siapapun yang memenangi pemilu presiden AS nanti. Tapi, kemenangan Joe Biden bakal bisa memuluskan proses akuisisi tersebut lantaran rencana finansial yang dimiliki kandidat dari Partai Demokrat itu.

Zimbalist yang merupakan ekonom dari Smith College di Boston, Massachusetts, dan anggota fewan redaksi The Journal of Sports Economics, menjelaskan dengan terperinci apa arti kemenangan Biden bagi Liverpool.

“Satu motivasi di AS adalah untuk meraih keuntungan finansial seperti yang telah dialami oleh  John Henry dan Tom Werner dan merealisasikan keuntungan finansial itu sebelum dilantiknya presiden baru Januari mendatang,” kata Zimbalist kepada Liverpool Echo.

“Joe Biden telah bicara soal menaikkan pajak yang sempat sedikit diturunkan oleh Trump.

“Karenanya, kita akan ingin bisa merealisasikan keuntungan finansial kita sebelum nilai pajak dinaikkan (saat Biden dilantik Januari 2021).”

Saat ini Biden masih mengungguli Trump dengan meraih 253 electoral votes dan berpeluan besar untuk menang. Pasalnya, seorang kandidat harus meraih 270 electoral votes untuk keluar sebagai pemenang.

R
Penulis
Rijal Al Furqon