news
INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: Alvaro Morata Semakin Terbiasa Mencetak Gol di Liga Champions
05 November 2020 21:14 WIB
berita
Penyerang Juventus, Alvaro Morata, total telah mencetak 19 gol di Liga Champions sepanjang kariernya -Topskor.id/Grafis: Jupri Lubis
TURIN - Alvaro Morata membuat yang terlihat tidak mungkin, menjadi mungkin. Morata membuat dirinya terlihat lebih hebat dibandingkan dengan rekan setimnya, mengabintang dunia: Critiano Ronaldo.

Ya, ketika semua mata nyaris mengarahkan perhatiannya kepada Ronaldo saat Juventus menghadapi Ferencvaros, dalam laga ketiga penyisihan grup Liga Champions, Selasa (4/11) atau Rabu dini hari WIB, Morata yang justru merebut perhatian tersebut.




Baca Juga :
- Luis Suarez Masih Positif Covid-19 Jelang 48 Jam Menuju Pertandingan Berat melawan Bayern Munich
- Stephanie FrappartĀ Akan Menjadi Wasit Wanita Pertama Memimpin Pertandingan Liga Champions Juventus vs Kiev


Bintang asal Spanyol ini mencetak dua gol dalam kemenangan si Nyonya Besar atas klub asal Hungaria tersebut. Kemenangan yang sekaligus mengubur kekalahan Juventus dari Barcelona di laga sebelumnya.

Dua gol tersebut menjadi istimewa bagi Morata karena untuk kali kedua dalam kariernya di ajang Liga Champions, mantan penyerang Atletico Madrid ini mencetak dua gol.


Baca Juga :
- Bahaya buat Inter, Wasit Final Liga Europa Musim Lalu Pimpin Laga Lawan Monchengladbach
- Sergio Ramos Heboh di Tribune, Mengkritik Keputusan Wasit ketika Real Madrid Kalah dari Alaves


Sebelumnya, dua gol pertama Morata di ajang ini diciptakan ke gawang Dynamo Kiev, 20 Oktober lalu. Dua gol tersebut bukan hanya membawa timnya menang 2-0 melainkan sebagai catatan pribadinya bahwa untuk kali pertama dia mampu mencetak dua gol dalam satu laga di ajang ini.

Sebelumnya, sepanjang kariernya tampil di ajang ini, penyerang 28 tahun tersebut memang tidak pernah mencatatkan rapor tersebut (2 gol dalam 1 laga Liga Champions).

Di sisi lain, dengan dua gol itu pula, Morata kini total telah mengoleksi empat gol di Liga Champions 2020/21 ini.

Dia hanya membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai jumlah gol terbanyaknya di Liga Champions dalam semusim, yaitu pada 2014/15 saat dirinya mengoleksi 5 gol dalam 12 laga di ajang ini.

Saat itu, dia berhasil membawa Juventus ke final namun akhirnya kalah dari Barcelona. Kini, ketika pertandingan baru berjalan tiga putaran, dia sudah mencapai angka 4 gol tersebut.

Morata dan Liga Champions memang memiliki koneksi yang bagus. Total, dalam 55 pertandingan Liga Champions sepanjang kariernya sejak 2012 silam, Morata total telah mencetak 19 gol.

Selain gol, dia pun memberikan delapan assist. Dari 55 laga tersebut, 11 pertandingan di antaranya bersama Juventus yaitu 2014-2016 7 laga dan musim ini 3 laga.

Sedangkan bersama Atletico terjadi pada musim lalu dalam 8 laga mencetak 3 gol. Sedangan bersama Chelsea tampil dalma 7 laga Liga Champions mencetak 1 gol. Tradisi bagus inilah salah satu yang membuat Juventus untuk kembali mendatangkan Morata di awal musim ini.

Sedangkan musim ini sendiri, total dia tampil dalam 7 laga bersama Juventus di semua ajang dengan mencetak 6 gol dan memberikan 2 assist. Kini, untuk laga tersebut, Morata kembali menjadi perhatian sebagai bintang klub raksasa Seri A tersebut.

Padahal, sebelum pertandingan tersebut, Ronaldo menjadi perhatian besar karena dia kembali tampil di ajang ini setelah absen karena virus Covid-19. Di sisi lain, dengan tidak mencetak gol dalam laga tersebut, CR7 berarti belum mampu pula menorehkan gol Liga Champions musim ini.

Pesaingan Top Scorer

Dengan empat gol itu pula, persaingan pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini hingga putaran ketiga menampilan empat pemain di daftar teratas pencetak gol terbanyak.

Morata bersaing dengan Marcus Rashford (Manchester United), Erling Haaland (Borussia Dortmund), dan Diogo Jota (Liverpool).

Di antara keempat pemain tersebut, Jota yang menit tampilnya paling sedikit, 176 menit, Rashfrod 193 menit, Morata 247 menit, dan Haaland 264 menit.

Sedangkan di level kedua (tiga gol) ditorehkan masing-maing oleh Ferran Torres (Manchester City), Alassane Plea (Gladbach), Duvan Zapata (Atalanta), Lionel Messi (Barcelona), dan Timo Werner (Chelsea).*

I
Penulis
Irfan Sudrajat