news
INFOGRAFIS
INFOGRAFIS: AC Milan vs AS Roma, Zlatan Ibrahimovic vs Edin Dzeko
26 October 2020 15:50 WIB
berita
Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic dan bintang AS Roma, Edin Dzeko produktif sepanjang 2020 ini -Topskor.id/Grafis: Dede Mauladi
MILAN - Duel AC Milan dan AS Roma akan mempertemukan dua penyerang dengan bobot gol yang tinggi. Zlatan Ibrahimovic dengan 460 gol dalam karier profesionalnya di tingkat klub dan Edin Dzeko dengan 294 gol di tingkat klub.

Keduanya memiliki peran yang sama untuk masing-masing klub. Selain sebagai mesin gol perpengalaman, Ibra dan Dzeko adalah contoh bagi para pemain muda di timnya masing-masing.




Baca Juga :
- Ciro Immobile: Jika Saya Tidak Bermain, Saya seperti Anak Kecil yang Tanpa Mainan
- Kiper Lazio, Pepe Reina, Melewati Rekor Laga Xavi Hernandez di Kompetisi Eropa


Di sisi lain, baik Ibrahimovic dan Dzeko sama-sama pemain yang selalu diinginkan oleh sejumlah klub. Awal musim ini contohnya, Dzeko penyerang yang sangat diingikan pelaith Juventus, Andrea Pirlo.

Juve pun kemudian berupaya mendapatkan pemain ini. Meski demikian, rencana tersebut tidak terwujud karena Roma tidak dapat melepas penyerang 34 tahun tersebut setelah tidak kunjung mendapatkan pengganti pemain ini.


Baca Juga :
- Giuseppe Bergomi Menilai AC Milan Lebih Meyakinkan ketimbang Juventus, sementara Inter Milan Terlalu Lamban
- Antonio Conte yang Membuat Nicolo Barella Paham Peran sebagai Mezzala


Kegagalan Juve mendapatkan Dzeko hanya karena Roma gagal mendapatkan pengganti sang pemain untuk lini depan mereka. Bahkan, Dzeko dikabarkan akan segera melakukan tes medis.

Kini, Dzeko tetap bertahan di Roma dan tampaknya akan terus berada di tim ini hingga musim berakhir. Milan juga pernah nyaris mendapatkan sang pemain. Momen itu terjadi pada 2009 silam.

Ketika itu, Dzeko yang masih bermain di Wolfsburg menjadi target Wakil Presiden Milan saat itu, Adriano Galliani. Keduanya telah sepakat dengan kontrak lima tahun, bayarannya 2 juta euro per musim.

Dzeko pun antusias terkait rencana tersebut karena dia menyukai Milan khususnya pengidola salah satu legenda I Rossoneri yaitu Marco Van Basten.

Tapi, Wolfsburg kemudian malah melepas Dzeko ke Manchester City karena tawaran klub asal Inggris tersebut yang menggiurkan yaitu 35 juta euro.

Musim ini, meski dia gagal bergabung ke Juventus, bintang timnas Bosnia ini tetap profesional, memberikan kemampuan terbaiknya untuk Roma. Total, Dzeko telah mencetak dua gol di Seri A 2020/21 dan membawa timnya tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir, dua di antaranya menang.

Ibra adalah ikon yang kini muncul untuk generasi baru Milan. Pengalaman dan kemampuan tekniknya salah satu kunci sukses I Rossoneri memimpin klasemen sementara, memberikan efek positif bagi psikologis para pemain muda di tim asuhan Stefano Pioli ini.

Performa Ibra pada musim ini pun mengesankan. Dia pemain yang paling banyak mencetak lebih dari dua gol dalam sebuah laga yaitu empat pertandingan. Dua kali di antaranya terjadi pada musim ini.

Pertama adalah dua gol ke gawang Bologna pada pekan pertama musim ini sedangkan yang kedua adalah dua pekan lalu ketika dia mencetak dua gol ke gawang FC Internazionale dalam derby Milan.

Rapor Ibra dan Dzeko sepanjang kalender 2020 ini pun mengesankan. Ibra tampil dalam 20 pertandingan Seri A sepanjang 2020 yang berjalan ini, dengan mencetak 14 gol dan memberikan 5 assist.

Sedangkan Dzeko sepanjang tahun ini total tampil dalam 21 pertandingan dengan mencetak 11 gol dan memberikan 4 assist.

"Kami akan mencoba untuk meminimalisir operan-operan yang mengarah kepada Dzeko," kata pelatih Milan, Stefano Pioli jelang pertandingan ini.

"Ibrahimovic dan Dzeko adalah dua penyerang yang juga memiliki kemampuan dalam mengarahkan timnya. Bagi kami, Ibra memberikan solusi yang berbeda bagi kami dalam aspek menyerang," Pioli menegaskan.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat