news
LIGA 1
"Kami ingin PSSI segera memberikan kepastian,” kata Presiden Borneo FC Nabil Husein
26 October 2020 09:59 WIB
berita
Presiden Borneo Nabil Husein kedua dari kanan atas)/ Foto Borneo FC
BORNEO FC memutuskan untuk menghentikan aktivitas latihan menyusul Liga 1 2020 yang tak kunjung jelas.

Hasil koordinasi antara PSSI dengan Polri soal penyelenggaraan Liga 1 2020 juga menjadi salah satu kabar yang dinantikan oleh Borneo FC.




Baca Juga :
- Menpora RI: Kompetisi Sangat Diperlukan untuk Pembinaan Prestasi, Shin Tae-yong Saja Mengeluh
- Cerita Spesial Pelatih Borneo Mario Gomez Bertanding Melawan Maradona, "Dengan Maradona, Boca seperti Bermain dengan 12 Pemain"


Selanjutnya, Borneo FC akan menanti keputusan terbaru dari PSSI soal nasib Liga 1 2020.

Ketidakjelasan nasib kompetisi Liga 1 2020 membuat manajemen Borneo FC meliburkan aktivitas latihan tim hingga batas waktu yang tidak ditentukan.


Baca Juga :
- Pemain Liga 1 dan Liga 2 Indonesia Akan Menjalani Vaksinasi Covid-19, LIB Akan Koordinasi dengan Menkes dan Satgas
- Perayaan HUT Persija ke-92, Dihadiri Bintang-bintang Macan Kemayoran


Presiden Borneo FC, Nabil Husien, mengambil langkah ini karena tidak ada tanda kompetisi Liga 1 2020 akan digulirkan dalam waktu dekat.

Nabil juga menjelaskan, langkah yang akan diambil Borneo FC selanjutnya bakal berangkat dari keputusan PSSI.

Sebab, sampai saat ini, tim berjulukan Pesut Etam itu masih menanti rencana dari federasi dan operator kompetisi soal kelanjutan liga.

"Makanya, saat ini kami liburkan kembali latihan tim. Soal kapan tim kembali latihan, semua tergantung bagaimana PSSI mengambil keputusan," kata Nabil Husein lewat keterangan resminya.

"Apakah kompetisi atau dilanjutkan, atau mereka punya rencana lain nantinya," Nabil menambahkan.

Sebelumnya, Borneo FC sempat meliburkan aktivitas latihan. Para pemain pun diminta berlatih mandiri di rumah masing-masing.

Namun, setelah Diego Michiels dan kolega kembali berkumpul pada 21 Oktober yang lalu, tim kembali diliburkan karena masa depan kompetisi tak kunjung jelas.

Praktis, sesi latihan yang digelar pada 23 Oktober yang lalu menjadi latihan terakhir tim sebelum diliburkan hingga batas waktu yang tak ditentukan.

"Kemarin (23/10/2020) menjadi latihan terakhir tim sementara waktu," ujar Nabil Husein.

"Kami, dan pasti semua klub Liga 1 dan Liga 2, masih menunggu keputusan dari PSSI dan PT LIB terkait ketidakjelasan kompetisi ini."

Sampai saat ini, kata Nabil, seluruh klub Liga 1 masih menanti kabar terbaru dari hasil koordinasi antara PSSI dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Nabil meyakini, masalah utama penyelenggaraan Liga 1 2020 memang bukan dari federasi, tetapi sulitnya mendapat izin dari pihak kepolisian.

"Kami ingin PSSI segera memberikan kepastian. Soal bagaimana mereka berkoordinasi dengan Polri, itu jadi tanggung jawab mereka," ujarnya.*ADIF SETIYOKO

R
Penulis
Rizki Haerullah