news
UMUM
Timnas U-16 Indonesia Butuh Tingkatkan Keseimbangan
26 October 2020 09:50 WIB
berita
Penyerang timnas U-16 Ahmad Athallah Raihan diadang pemain UEA pada uji coba pertama/ Foto PSSI
PELATIH timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti Tukiman mengatakan walaupun kalah dari Uni Emirat Arab U-16, timnya dapat banyak pelajaran.

Timnas U-16 Indonesia kembali harus mengakui kehebatan Uni Emirat Arab U-16 pada laga uji coba kedua di Stadion UEA, Dubai, Sabtu (24/10/2020).




Baca Juga :
- Kurniawan Dwi Yulianto Digantikan Lucas Kalang Laeng di Sabah FA
- Timnas U-16 Indonesia Sudah Lakukan Simulasi untuk Piala Asia U-16 2020


Pada laga uji coba kedua ini, skuad Garuda Muda harus kemasukan dengan empat gol tanpa balas.

Sedangkan, pada pertandingan pertama Rabu (21/10/2020) lalu, anak asuh Bima Sakti juga tumbang.


Baca Juga :
- Debutan Timnas U-16 Indonesia Berharap Bisa Kembali Dipanggil Bima Sakti
- Inilah Mimpi Besar Sulut United di Sepak Bola Indonesia


Kala itu, timnas U-16 Indonesia juga kalah walau sempat unggul dan cetak gol dengan skor 2-3.

Meski mendapat kekalahan pada dua pertandingan uji coba ini, pelatih timnas U-16 Indonesia,  Bima Sakti Tukiman melihat adanya progres performa bagi anak asuhannya.

Terlebih, laga uji coba ini menjadi pertandingan internasional perdana timnas U-16 Indonesia pada 2020.

“Secara performa, anak-anak lumayan, dalam arti mereka bermain dengan cara yang kami inginkan. Namun, tim banyak melakukan kesalahan pada pertandingan," kata Bima Sakti.

"Lawan juga cerdik pada laga tadi dengan memanfaatkan free kick sehingga menyulitkan kami. Hal ini menjadi poin evaluasi yang harus diperbaiki," ujarnya.

Bima Sakti juga mengaku kesempatan menjalani dua pertandingan melawan tim dari Negara Jazirah Arab ini sangat penting.

Terutama, skuad Garuda Muda menjadi mengerti cara bermain tim seperti Uni Emirat Arab U-19 yang suka memancing emosi lawan.

“Ini menjadi laga pertama bagi kami bertanding dengan tim luar negeri. Jadi, saya bukan berarti mencari alasan dengan hasil hari ini (kemarin)," ujar Bima Sakti.

"Uji coba internasional ini kesimpulannya bagus untuk kami. Artinya, kami punya kesempatan untuk bertanding melawan tim Arab."

"Bagaimanapun, kami menjadi tahu bahwa mereka suka memancing emosi pemain lawan," ucpnya.

Peda pertandingan kedua melawan UEA, gawang timnas U-16 Indonesia yang dijaga Raka Octa Bernanda kebobolan pada menit ke-16 dan 26 melalui aksi Ahmed Moammed serta Abdulaziz Ali.

Memasuki babak kedua, pelatih Bima Sakti melakukan rotasi pemain. Hanya saja, permainan Uni Emirat Arab U-16 tak mampu dibendung pasukan Garuda Muda.

Akhirnya, tuan rumah kembali membuat dua gol yang dicetak oleh Sultan Adel Muhammad pada menit ke-75' dan Ali Mohammed (79'). Timnas U-16 Indonesia pun takluk 4-0.

Dalam lawatan ke UEA, timnas U-16 Indonesia mencatatkan dua gol dengan tujuh kali kebobolan. Artinya, efektivitas lini depan dan sektor pertahanan timnas U-16 masih perlu ditingkatkan keseimbangannya.*NIZAR GALANG

R
Penulis
Rizki Haerullah