news
UMUM
Siwo PWI Pusat Gairahkan Tenis Remaja, Louis Mahaviro Deo Tarigan Berjaya
26 October 2020 07:41 WIB
berita
Petenis masa depan Indonesia beraksi di turnamen Piala Siwo PWI PWI Pusat
JAKARTA - Petenis masa depan Indonesia beraksi di turnamen Piala Siwo PWI Pusat. Louis Mahaviro Deo Tarigan dari DKI Jakarta berjaya.

Louis Mahaviro Deo Tarigan menjuarai tunggal putra kelompuk umur 18 tahun. Dia menundukkan Valentino Bagas K (Tangerang Selatan) 4-1, 4-1, Minggu (25/10). 




Baca Juga :
- Tenis Australia Terbuka Makin Kacar, Kamar Hotel Pemain Dipenuhi Tikus
- Andy Murray Terpapar Covid-19, Bisa Gagal Tampil di Australia Terbuka


Bermain di lapangan tenis Elite Club Epicentrum Rasuna, Kuningan, Jakarta Selatan, Deo melaju ke final setelah menjuarai pool B. Sedangkan Valentino tampil sebagai juara pool A. Sedangkan peringkat tiga kelompok 18 tahun ini diraih Muhammad Rasyad (Bogor) yang menundukkan Audric Madyapanna (Bekasi) 4-0,4-0. 

Pada bagian putri Mischka Sinclaire Gornadi juga dari DKI Jakarta merebut Piala Menpora. Mischka Sinclaire Gornadi menjuarai tunggal putri kelompok umur 12 tahun. Dalam final Mischka mengalahkan Febiyaro Ribby Santana juga dari DKI dengan skor 8-4. 


Baca Juga :
- Kecintaan Maria Sharapova pada Gorila Besar
- Mengenal Lili-Paul Roncalli, Pacar Dominic Thiem yang Calon Pewaris Circus Terkenal di Jerman


Dalam pertandingan lainnya, Dibbyaro Hinomaru (DKI) menjadi yang terbaik di tunggal putra 16 tahun setelah mengatasi perlawanan Raffi Ahmad Martadireja (Banten) 4-1, 4-2. 

Pada tunggal putra 14 tahun, kembali petenis DKI, Joachim Mika Gunawan mertaih gelar lewat kemenangan 4-0, 4-2 atas rekan sedaerahnya Eric Matthew Gunawan 4-0, 4-2. Untuk tunggal putra 12 tahun Titovan Parrod juga dari DKI merebut juara dengan mengalahkan Kautsar Dazil (Banten) 8-1.

Pagelaran turnamen di tengah pandemi virus corona (Covid-19) ini mendapat sambutan antusias para pemain. Mengingat pembatasan peserta maka hanya 40 petenis yang berlaga.  

Promotor Pertandingan AFR, August Ferry Raturandang mengemukakan, antusiasme peserta atau cukup besar. Hanya terbentur aturan standar protokol kesehatan dimana peserta harus 40 persen dari biasanya. Masalah aturan bermain tenis yg aman dikeluarkan Pelti sudah dijalankan peserta. 

“Saya tidak kuatir, anak-anak pasti patuh protokol kesehatan. Ini pertama kali diselenggarakan turnamen yunior penggunakan protokol kesehatan dan juga setiap peserta diwajibkan bebas Covid-19 dengan menyediakan Rapid Test di lapangan tenis. Sebaiknya Pelti sudah waktunya membuka turnamen-turnamen diakui Pelti,” kata Ferry. 

Dia menegaskan, olahraga memberi manfaat beragam salah satunya tenis untuk meningkatkan imunitas. “Kita tahu tingkatkan imunitas dengan berolahraga,” ujar aktivis tenis yang aktif menggelar turnamen junior di berbagai daerah di Tanah Air ini.*

news
Penulis
Suryansyah