news
LIGA 1
Surat kepada PSSI Tak Dibalas, Persebaya Kecewa dan Hentikan Latihan, Pemain Sedih dan Saling Berangkulan
24 October 2020 19:10 WIB
berita
Seluruh pemain dan ofisial tim Persebaya berfoto bersama setelah latihan Jumat (23/10/2020) sore - Media Persebaya
SIDOARJO – Setelah beberapa lama tetap menjalani latihan meski kompetisi belum jelas, Persebaya Surabaya akhirnya menyerah juga.

Skuat berjulukan Bajul Ijo itu pun resmi mengakhiri aktivitas tim, seiring dengan berakhirnya sesi latihan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (23/10/2020) sore.




Baca Juga :
- Gelandang Senior Madura United Ini Tak Percaya Liga 1 Bisa Dilanjut Februari
- Ketimbang Tarkam, Winger PSS Sleman Ini Pilih Memancing untuk Tambah Penghasilan dan Latihan


Keputusan ini diambil manajemen tim seiring ketidakjelasan lanjutan kompetisi. Sampai hari ini Persebaya mengaku tidak mendapatkan update apa pun terkait situasi terkini.

Baik dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Padahal, Persebaya sejak sepekan lalu, sudah mengirim surat resmi ke PSSI. Isinya, permintaan agar segera ada kepastian kompetisi.


Baca Juga :
- Persebaya Lepas 4 Pemain ke Garuda Select III
- Borneo FC Siap Tandang ke Johor Darul Takzim


Ini untuk mengakhiri situasi ketidakjelasan yang menyelimuti sepak bola Indonesia saat ini. Nyatanya, surat resmi itu tidak berbalas.

“Ini yang kami sayangkan. Padahal, kami butuh gambaran akan situasi sekarang ini. Sebagai bahan untuk mengambil keputusan. Nyatanya, sampai saat ini, surat itu tidak berbalas,” kata Candra Wahyudi, manajer Persebaya, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (24/10/2020).

Penghentian aktivitas tim adalah imbas dari itu semua. Padahal, lebih dari 10 hari usai club meeting di Yogyakarta 13 Oktober lalu, seluruh klub peserta kompetisi menunggu kabar.

Dampak dari semua itu, Persebaya menanggung kerugian besar. Mental pemain down, program latihan berantakan, dan beban finansial klub semakin besar.

Untuk itu, Persebaya berharap PSSI segera memutuskan status kompetisi. Selain itu, komitmen Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, juga ditagih.

Yang disampaikan dalam extraordinary meeting di Yogyakarta. Bahwa PSSI akan memenuhi hak-hak klub selama masa menunggu itu.

“Kami tunggu komitmen itu. Semoga terwujud. Sesuai yang disampaikan di Yogyakarta. Seluruh klub Liga 1 menjadi saksinya,” kata Candra.

Sementara itu, pada sesi latihan terakhir tadi, diselimuti suasana haru. Sebetulnya, semua pemain, sudah mengetahui momen itu menjadi latihan terakhir.

Kendati begitu, gurat kecewa masih juga gagal disimpan di wajah mereka. Setelah sesi latihan berakhir. Para pemain saling berangkulan. Coba saling menghibur.

“Pasti sedih. Kami sudah berlatih sekian lama. Begitu kerasnya. Ternyata, ujungnya seperti ini,” ucap penyerang asing Persebaya asal Brasil David da Silva.

Sebagai kenangan, seluruh pemain dan ofisial foto bersama. Dan, berharap bukan foto terakhir berseragam Persebaya.

“Ke depan kami belum tahu situasinya seperti apa. Saya hanya minta pemain terus jaga kondisi dan berkomunikasi. Semoga itu bukan foto terakhir,” ucap pelatih Aji Santoso.*05

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id