news
LIGA ITALIA
Siaran Langsung Seri A RCTI: Lazio vs Bologna, Minggu (25/10) Pukul 01.45 WIB, King Ciro Bisa Patahkan Sejumlah Rekor Musim Ini
24 October 2020 10:46 WIB
berita
Penyerang Lazio, Ciro Immobile (kiri) dan gelandang Bologna, Roberto Soriano bakal memburu gol di laga malam ini -Topskor.id/Grafis: Dede Mauladi
ROMA - Ciro Immobile bisa mencatat sejumlah rekor pada musim ini. Penyerang Lazio tersebut baru menyamai rekor gol terbanyak kedua I Biancocelesti setelah menorehkan dua gol ke gawang Borussia Dortmund, dalam ajang Liga Champions, 20 Oktober lalu.

Dengan gol tersebut, King Ciro total telah mencetak 127 gol dalam kariernya bersama Lazio dari 182 pertandingan di semua ajang sejak bergabung pada 2016 silam.




Baca Juga :
- Benevento vs Juventus: Inzaghi Tidak Terkejut Pirlo Dibuang Inter
- Mario Mandzukic Belum Punya Klub, Tunggu Tawaran tapi Tutup Pintu untuk Juventus


Jumlah tersebut membuatnya menyamai pencapaian salah satu legenda Lzio, Giuseppe Signori.

Kini, hanya ada satu rekor gol di depannya yaitu milik Silvio Piola. Mantan bintang Lazio era 1940-an ini masih sebagai pemegang rekor terbanyak sepanjang masa klub asal Roma ini.


Baca Juga :
- Manchester United Kembali Kontak Agen Hakan Calhanoglu, Lihat Peluang Bawa Gelandang AC Milan Ini ke Old Trafford
- Antonio Conte Dinilai telah Mengusir Christian Eriksen ketika Menggantikannya saat lawan Real Madrid


Dengan demikian, Immobile membutuhkan 32 gol lagi untuk menyamai pencapaian Piola dan jumlah tersebut bisa diraihnya sepanjang musim ini tentunya.

Satu musim perburuan gol cukup bagi Immobile untuk menyamai atau mematahkan rekor gol terbanyak sepanjang masa Lazio.

Penyerang 30 tahun tersebut dapat memulai perburuannya kembali Sabtu (24/10) atau Minggu dini hari WIB ketika timnya menjamu Bologna dalam lanjutan Seri A.

Soal rekor gol, laga ini pun memberikan kesempatan kepada Immobile untuk kembali menyamai rekor gol Signori di Seri A.

Dari 127 gol yang diciptakan Signori, 107 di antaranya ditorehkan di Seri A. Sedangkan 127 gol yang diciptakan Immobile, 104 di antaranya di Seri A.

Immobile hanya kurang tiga gol dari pencapaian Signori. Meski demikian, mencetak tiga gol lawan Bologna tentu bukan misi yang mudah, bahkan sangat sulit.

Pertama, karena rapor Immobile lawan Bologna tidak telalu bagus. Total 9 kali Immobile menghadapi Bologna dan dia hanya mampu mencetak 6 gol. Meski demikian, peluang tersebut tentu masih terbuka dalam waktu dekat bagi Immobile.

Perburuan gol musim ini juga memberikan peluang bagi Immobile untuk kembali menyamai catatan Signori di Lazio. Dalam sejarahnya, Signori tiga kali meraih gelar pencetak gol terbanyak Seri A (Capocannonieri) bersama Lazio yaitu pada 1992/93, 1993/94, dan 1995/96.

Immobile hanya berjarak satu gelar lagi setelah meraih gelar tersebut pada 2017/18 dan 2019/20. Bahkan, dengan 36 gol yang telah diciptakannya, Immobile merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Lazio untuk ukuran semusim.

Musim ini, Immobile dapat menyamai rekor gol Signori tersebut jika dirinya mampu meraih kembali gelar capocannonieri.

Semua target tersebut akan menjadi motivasi bagi Immobile ketika menghadapi Bologna. Meski rapor golnya tidak terlalu bagus menghadapi pasukan Sinisa Mihajlovic, namun dalam tiga laga terakhir lawan Bologna, dia terlibat dalam terciptanya empat gol timnya (dua gol dan dua assist).

Perkiraan Pemain Lazio vs Bologna

Pertahanan Lazio harus mewaspadai gelandang kreatif Bologna, Roberto Soriano. Musim ini, Soriano telibat dalam terciptanya lima gol timnya (tiga gol dan dua assist). Yang menarik, semua itu ditorehkan Soriano dalam laga tandang.

Dalam head to head, laga yang rencananya akan disiarkan langsung RCTI ini memperlihatkan superioritas Lazio dalam 14 laga terakhir.

Mereka tidak terkalahkan dari Bologna sepanjang laga tersebut dengan 7 kemenangan dan 7 kali imbang. Kali terakhir Bologna menang atas Lazio terjadi di Olimpico yaitu pada 11 Maret 2012 dengan skor 2-1.

Pasukan Mihajlovic juga selalu kalah dalam lima laga tandang terakhir mereka di Seri A, bahkan empat laga terakhir mereka tidak mampu mencetak gol.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat