news
LIGA SPANYOL
Jelang El Clasico, Kedua Tim Sama-sama Sedang Terluka
24 October 2020 01:49 WIB
berita
El Clasico pertama musim 2020/21 akan mempertemukan FC Barcelona dan Real Madrid yang sama-sama terluka, setelah pekan lalu kalah dari Getafe CF dan Cádiz CF.
BARCELONA - El Clasico pertama musim 2020/21 akan mempertemukan FC Barcelona dan Real Madrid yang sama-sama terluka, setelah pekan lalu kalah dari Getafe CF dan Cádiz CF.

Real Madrid, sang juara bertahan, hanya terpaut satu poin dari puncak klasemen LaLiga Santander setelah kalah 1-0 dari Cádiz CF, pekan lalu, sedangkan kekalahan Barça dari Getafe membuat mereka berjarak tiga poin dari puncak klasemen dan terjerembap di posisi 9.




Baca Juga :
- Mengenang Warisan Diego Maradona di LaLiga
- Isco Menolak Gabung ke Sevilla, Hanya Mau Pindah ke Klub dengan Gaji Setara di Madrid


Faktor lainnya yang menjadi pertimbangan adalah Los Blancos masih memiliki satu pertandingan dibanding pemimpin klasemen saat ini, Real Sociedad dan Villarreal, sedangkan Barcelona masih memiliki dua pertandingan saat ini.

Tim asuhan Zinedine Zidane juga dilanda permasalahan cedera menjelang pertandingan ini, dimana kapten Sergio Ramos diragukan untuk tampil setelah mengalami cedera lutut, pekan lalu. Zidane lebih dulu kehilangan Eden Hazard dan Dani Carvajal untuk pertandingan nanti, tapi Éder Militão dan Marco Asensio telah kembali fit untuk dimainkan.


Baca Juga :
- Jornada 11 LaLiga: Madrid Menjamu Alaves, Camp Nou Sambut Osasuna
- Antonio Conte Dinilai telah Mengusir Christian Eriksen ketika Menggantikannya saat lawan Real Madrid


Pelatih baru Barcelona, Ronald Koeman, juga memiliki pilihan terbatas menjelang pertandingan ini, termasuk Jordi Alba juga berpacu dengan waktu untuk fit bermain pada Sabtu malam nanti. Sergiño Dest siap menjadi pemain Amerika Serikat pertama yang bermain di El Clásico, setelah beradaptasi dengan sangat baik sejak datang dari Ajax, musim panas ini. Lionel Messi dipastikan tampil untuk menambah rekor golnya di El Clásico (18 gol dari 27 pertandingan).

Koeman mengincar kemenangan pertama El Clasico sebagai pelatih, setelah mencatatkan lima kemenangan dan mencetak lima gol dalam 11 penampilan El Clásico sebagai pemain Barça. Koeman juga berhasil mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 Barça atas Real Madrid di Camp Nou pada Oktober 1989, dan ia juga berhasil mencetak gol dalam kemenangan 5-0 di Dream Team asuhan Johan Cruyff di Januari 1994.

Sebagai pelatih, Koeman baru satu kali menghadapi Real Madrid, dan berhasil menang 3-2 di Bernabeu ketika ia melatih Valencia, Maret 2008, dimana Ramos dan Marcelo tampil dalam pertandingan tersebut. Saat itu, Zidane telah pensiun sebagai pemain, tapi berhasil mencatatkan rekor impresif sebagai pelatih di El Clásico. Zidane hanya kalah dua kali dari sembilan pertemuan dengan Barça selama dua periode melatih Madrid, dan catatan dua kemenangan dan tiga imbang dari lima kunjungan ke Camp Nou adalah rekor terbaik yang pernah dicatatkan oleh pelatih dalam sejarah Real Madrid.

Real Madrid berhasil mencatatkan kemenangan 2-0 dalam El Clásico terbaru di LaLiga berkat gol-gol dari Vinícius Jr dan Mariano Diaz, membuat Los Blancos unggul tipis dalam rekor head-to-head – 73 kemenangan berbanding dengan 72 milik Barça. Pertandingan ini juga menghasilkan 35 hasil imbang – hasil imbang teranyar, 0-0, terjadi di Camp Nou, Desember lalu. Skor tersebut cukup mencengangkan, mengingat pertandingan ini selalu menghasilkan banyak gol dan juga drama, termasuk kemenangan 5-1 Barça pada Oktober 2018.

Pertandingan Sabtu nanti diperkirakan akan ditonton oleh 650 juta penggemar di seluruh dunia. Awal musim 2020/21 yang kurang meyakinkan bagi kedua tim menjadikan pertandingan ini semakin seru, dan siapapun yang menang di El Clásico nanti akan menjadi favorit untuk meraih gelar LaLiga Santander di akhir musim, sedangkan tim yang kalah harus segera berbenah diri.

I
Penulis
Igor Hakim