news
INFOGRAFIS
Ansu Fati vs Vinicius Junior dalam El Clasico, Siapa yang Lebih Hebat?
24 October 2020 13:50 WIB
berita
Ansu Fati (kiri) bersiap untuk melakukan debut El Clásico sebelum ulang tahunnya yang ke-18, serta Vinícius Júnior dbakal kembali bermain di pertandingan yang pada pertemuan sebelumnya ia berperan penting.-TopSkor.Id/Grafis: Jupri Lubis
BARCELONA - El Clasico di LaLiga Sabtu ini akan kembali menampilkan rivalitas klub terbesar di dunia sepak bola saat Real Madrid akan menyambangi FC Barcelona, di mana kedua tim mengincar posisi teratas pada klasemen awal LaLiga.

Pertandingan di Camp Nou nanti juga kan menampilkan dua bintang baru  yakni Ansu Fati dari Barcelona bersiap untuk melakukan debut El Clásico sebelum ulang tahunnya yang ke-18, serta Vinícius Júnior dari Real Madrid akan kembali bermain di pertandingan yang pada pertemuan sebelumnya ia berperan penting.




Baca Juga :
- Ini Daftar Kandidat The Best FIFA, Nama Marcelo Bielsa jadi Kontroversi dan Absennya Ciro Immobile jadi Pertanyaan
- Siaran Langsung Liga Champions, SCTV: Inter Milan vs Real Madrid, Kamis (26/11) Pukul 03.00 WIB


Kontribusi gol Vinícius atas Barcelona di Santiago Bernabéu pada Maret lalu merupakan momen terbaik pemain Brasil berusia 20 tahun tersebut hingga saat ini.

Pemain sayap itu menyambut umpan akurat Toni Kroos dan tendangannya terpantul oleh ujung kaki pemain bertahan blaugrana, Gerard Piqué.


Baca Juga :
- Zinedine Zidane Akan Kembali ke San Siro, Tempat Dirinya Memulai Siklus Sukses di Liga Champions
- BOOM! Sumber Terdekat Bilang City Tidak Akan Rekrut Messi


Pada pertandingan tersebut, Ansu menonton dari bangku cadangan di Bernabéu, meskipun ia akhirnya masuk pada akhir pertandingan, ia tidak mampu mencegah timnya kalah 2-0, di mana hasil tersebut berperan penting dalam kesuksesan Real Madrid dalam perebutan gelar musim 2019/20.

Tidaklah mengejutkan banyak pendukung di seluruh dunia akan mengamati persaingan antara kedua pemain muda tersebut, mengingat peran penting mereka bagi tim dalam waktu cepat.

Promosi Ansu dari akademi La Masia Barça terjadi pada bulan Agustus 2019, saat pelatih saat itu, Ernesto Valverde, menjadikan remaja kelahiran Guinea-Bissau itu pemain termuda klub asal Catalan tersebut di LaLiga setelah banyaknya penyerang mereka yang cedera, termasuk Lionel Messi.

Walaupun baru bermain di tim utama, Ansu langsung mencetak gol LaLiga pertamanya hanya dalam waktu enam menit di pertandingan keduanya saat melawan Osasuna, menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah Barça pada usia 16 tahun 304 hari.

Desember lalu, ia menjadi pencetak gol termuda di Liga Champions, dan di bulan September ia mencetak gol perdananya bagi tim nasional Spanyol.

Ia kemudian mencetak gol melawan Villarreal dalam pertandingan perdana Barça di musim 2020/21, serta gol di RC Celta membuatnya telah mencatat 10 gol (dan dua asis) dalam 27 pertandingan LaLiga.

Hanya sedikit lebih tua darinya, kemunculan Vinícius masih menjadi kisah menakjubkan. Ketika ia datang dari Brasil pada musim panas tahun 2018, ia ditargetkan untuk menyesuaikan diri secara bertahap dengan Real Madrid Castilla di kasta ketiga.

Namun tidak ada yang bisa menahannya bermain di tim utama; kecepatan dan keberaniannya membuat ia langsung difavoritkan oleh penggemar Los Blancos yang harus melihat tim kesayangannya menderita pada musim 2018/19.

Pada perebutan gelar tahun lalu, ia berhasil mendapatkan penalti penting yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Sergio Ramos saat melawan Real Sociedad, ia juga mencetak gol pembuka pada kemenangan besar melawan Osasuna.

Ia memiliki debut mengesankan di musim 2020/21 - masuk sebagai pemain pengganti untuk kemudian mencetak gol satu-satunya atas Valladolid 1-0, dan mencetak gol pembuka saat menang 2-0 di Levante tepat sebelum jeda internasional.

Jarang sekali pemain muda dapat langsung memberikan dampak besar, baik di Barça ataupun Real Madrid, mengingat banyaknya talenta penyerang di kedua tim.

Meskipun masih baru, baik Ansu maupun Vinícius telah menunjukan bahwa mereka mampu menciptakan perbedaan di tingkat teratas.

El Clásico Sabtu nanti akan memberikan kesempatan bagi keduanya untuk maju selangkah dalam jalan menjadi pemain bintang.

I
Penulis
Igor Hakim