news
TOP FEATURE FOOTBALL
Permintaannya Ditolak Pemerintah, Marcus Rashford Bergerak Sendiri, Menghimpun Dukungan Memberi Makanan bagi Anak-anak di Inggris
23 October 2020 22:52 WIB
berita
Marcus Rashford sudah menjadi pahlawan bagi anak-anak di negerinya, Inggris, tampak salah satu kelas di Birmingham dinamai dengan nama Marcus Rashford -Topskor.id/istimewa
MANCHESTER - Idenya soal memberikan makanan gratis ke anak-anak sekolah ditolak, Marcus Rashford tidak menyerah.

Belakangan, dia mengambil sendiri inisiatif tersebut dengan cara mengkampanyekan aksinya lewat media sosial miliknya dan mendapatkan banyak tanggapan positif, termasuk dari Wali Kota Liverpool dan Manchester.




Baca Juga :
- Messi atau Ronaldo yang Paling Populer di Amerika Serikat?
- Manchester United Sedang Berbicara dengan Agen Gelandang AC Milan


Kampanye tersebut masih terus berlangsung termasuk hingga Jumat (23/10) ini. Wali Kota London, Sadiq Khan, hari ini pun memberikan pujian kepada penyerang Manchester United tersebut.

"Jika Anda membutuhkan contoh bahwa negeri kami jauh lebih baik dan indah dibandingkan pemeritahnya, Anda dapat melihat kepada Marcus Rashford," demikian pernyataan Sadiq Khan pagi ini dengan meneruskan kampanye #ENDCHILDFOODPOVERTY”.


Baca Juga :
- BOOM! Incar Gratisan, MU Kontak Agen Hakan Calhanoglu
- Manchester United Kembali Kontak Agen Hakan Calhanoglu, Lihat Peluang Bawa Gelandang AC Milan Ini ke Old Trafford


Belakangan, Partai Konservatif di Inggris memang menolak agar pemerintah menyediakan makanan bagi anak-anak sekolah selama liburan.

Selama ini, pemerintah Inggris memang memberikan bantuan bagi anak-anak yang tidak mampu dengan memberikan makanan selama sekolah.

Meski demikian, bantuan tersebut tidak akan diberikan selama liburan, termasuk di akhir tahun atau saat Natal. Karena itulah, Rashford pun sampai mengirimkan surat kepada pemerintah untuk meneruskan pola bantuan tersebut meski sekolah libur, karena dia khawatir banyak anak-anak yang akan kelaparan atau kekurangan makanan ketika libur.

Namun, ketika dilempar ke pemungutan suara oleh Partai Buruh, ide tersebut justru ditolak oleh sejumlah partai di pemerintahan. Maka, jadilah harapan Rashford untuk anak-anak tidak terwujud.

Namun, menyikapi situasi tersebut, Rashford tidak menyerah. Dia sendiri yang mengambil alih keinginan tersebut, caranya dengan membuat kampanye di media sosial miliknya.

Dia menyampaikan agar bersatu dan saling membantu untuk anak-anak yang kekurangan makanan, khususnya di negerinya.

Ide Rashford tidak butuh waktu lama, hanya beberapa jam kemudian sudah terkumpul sejumlah donatur, dan juga puluhan restoran di Inggris yang menyatakan bergabung untuk memberikan makanan bagi anak-anak selama liburan nanti.

Atas kebaikan tersebut, dia pun semakin populer dan sangat disukai oleh anak-anak di Inggris. Bahkan, sekolah di Birmingham, salah satu kelasnya bernama kelas dengan namanya, Marcus Rashford.

Pemain 22 tahun ini memang sudah lama peduli dengan anak-anak yang kekurangan makanan, karena ini salah satu pengalamannya ketika dirinya masih kecil.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat