news
LIGA SPANYOL
Jelang El Clasico, Ronald Koeman Analisis Kekuatan Madrid: Mereka Gunakan Pola 4-4-2 bukan 4-3-3, Sergio Ramos Paling Berpengaruh
23 October 2020 21:11 WIB
berita
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman -Topskor.id/Marca
BARCELONA - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, akan memasuki sejarah dalam kariernya, laga El Clasico menghadapi Real Madrid, Sabtu (24/10).

Pertandingan yang tentu saja diimpikan bagi setiap pelatih Los Azulgrana dengan meraih kemenangan pada pertandingan krusial ini. Kemenangan akan membuat posisinya sebagai pelatih semakin kuat.




Baca Juga :
- Isco Menolak Gabung ke Sevilla, Hanya Mau Pindah ke Klub dengan Gaji Setara di Madrid
- Jornada 11 LaLiga: Madrid Menjamu Alaves, Camp Nou Sambut Osasuna


Karena itu pula, Koeman mengakui telah melihat performa Real Madrid sepanjang musim ini di bawah asuhan Zinedine Zidane. Dan, Madrid akan tampil dalam pertandingan nanti dengan membawa hasil buruk, kalah dalam dua laga beruntun yaitu lawan Cadiz di La Liga dan takluk dari Shakhtar Donetsk di ajang Liga Champions.

Namun, Koeman tidak mau meremehkan Los Merengues. "Pertama, kami harus mempersiapkan diri kami. Mereka (Madrid) memiliki kualitas. Mereka bermain dengan pola 4-4-2 bukan 4-3-3," kata Koeman, dalam konferensi persnya, hari ini.


Baca Juga :
- Neymar Tidak Masuk Daftar 30 Pemain Terbaik di Eropa dan Tak Layak buat Barcelona
- Antonio Conte Dinilai telah Mengusir Christian Eriksen ketika Menggantikannya saat lawan Real Madrid


Pelatih asal Belanda ini yakin bahwa Madrid telah mengevaluasi kekurangan mereka dari dua laga terakhir yang buruk tersebut.

"Tentu saja, mereka tidak akan membiarkan lagi ruang yang mereka tinggalkan dalam beberapa laga terakhir ini. Saya sendiri berharap Madrid yang utuh," kata Koeman menegaskan.

Kekuatan Madrid, menurut Koeman salah satunya ada di lini pertahanan dengan kehadiran kapten Sergio Ramos. "Dia salah satu yang terbaik dan memiliki personalitas, Ramos dapat memberikan pengaruh di laga nanti," kata Koeman.

Meski demikian, Barcelona akan tampil dalam pertandingan nanti dengan membawa isu pernyataan Gerard Pique. Pernyataan yang sangat mengejutkan publik sepak bola Spanyol karena dia jelas mengkritik dengan tajam manajemen Los Azulgrana di bawah kepemimpinan Presiden Joseph Maria Bartomeu.

Namun, Koeman justru tidak melihat itu sebagai situasi yang melemahkan tim dalam pertandingan nanti.

Masalah Pique bukan masalah timnya saat ini, itu lebih kepada masalah personal dan sebagai pelatih saat ini dia tidak dapat melakukan apapun selain menghormati sikap salah satu kaptennya ini.

"Gerard sudah ada di sini untuk waktu yang lama sedangkan saya baru dua atau tiga bulan," kata Koeman.

Apa yang disampaikan Pique, menurut Koeman adalah murni opini pribadinya. "Saya menghormati pendapatnya. Dia sosok yang pintar dan tahu bahwa jika menyampaikan pernyataan itu dalam wawancara tersebut, artinya dia akan bermain bagus dalam pertandingan nanti," kata Koeman.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat