news
LIGA SPANYOL
Gerard Pique: Camp Nou Pantas Berganti Nama menjadi Lionel Messi dan Mereka Membuat Akun yang Kerjanya Hanya Mengkritik Legenda Barca
23 October 2020 15:21 WIB
berita
Bek senior Barcelona, Gerard Pique -Topskor.id/asdiario
BARCELONA - Bek senior Barcelona, Gerard Pique, membuat pernyataan yang mengejutkan jelang timnya menghadapi Real Madrid. Dia menilai bahwa Barcelona harus memberikan sesuatu kepada Lionel Messi.

Dia juga berharap situasi yang terjadi di awal musim ini tidak kembali terulang karena itu hanya memperlihatkan betapa tidak siapnya manajemen tim ini menghadapi situasi yang terjadi.




Baca Juga :
- Ini Daftar Kandidat The Best FIFA, Nama Marcelo Bielsa jadi Kontroversi dan Absennya Ciro Immobile jadi Pertanyaan
- Bawa Barcelona ke 16 Besar Liga Champions, Oscar Mingueza Sudah Pantas Gantikan Peran Gerard Pique


Setelah selama ini bungkam, kapten ketiga Barcelona tersebut menyatakan bahwa Messi harus memiliki nama di Barcelona. "Stadion Camp Nou harus memiliki namanya, dia pantas mendapatkan segalanya," kata Pique lagi.

Bahkan, Pique menegaskan pantas jika nama Camp Nou berganti dengan nama pemain yang telah 16 tahun memberikan segalanya bagi Barcelona. "Nama Messi harus ada di Camp Nou atau stadion baru yang bernamakan Lionel Messi," kata Pique lagi.


Baca Juga :
- Pelatih Barcelona, Ronald Koeman Curhat kepada Pelatih Dynamo Kiev setelah Laga Berakhir
- Ronald Koeman: Kami Melihat Tim Kelaparan


Dalam wawancara dengan La Vanguard tersebut yang terjadi Jumat (23/10) pagi waktu setempat, Pique juga menjawab terkait situasi yang terjadi pada momen kasus "burofax" Messi muncul pada awal musim ini.

"Ketika itu, saya tidak begitu intens melakukan kontak dengan Messi karena itu adalah masalah personalnya. Namun, saya ingat saya pernah menyampaikan pesan agar bertahan dulu, saya juga mengatakan: (apakah) tahun ini dan orang baru akan datang," kata Pique.

Bek 33 tahun ini juga tidak mengerti mengapa Barcelona bisa begitu mudah terancam kehilangan pemain yang telah membela mereka selama 16 tahun tanpa penghormatan apapun.

"Bagaimana mungkin seorang pemain seperti Messi tiba-tiba bangun di pagi hari lalu kemudian mengirimkan burofax yang menyatakan dirinya ingin pergi?" kata Pique.

Semua itu, menurut Pique memang memperlihatkan ada yang tidak bagus dalam manajemen Barcelona. Dia pun menyesali ketika Barcelona justru mengeluarkan uang yang tidak perlu hanya untuk mengkritik para pemain legenda.

Barcagate memang bukan lagi rahasia umum. Yaitu manajemen Barcelona kabarnya menyewa sebuah perusahaan atau lembaga untuk membuat akun di media sosial yang isinya hanya untuk mengkritik para legenda.

Pique lalu menyebut nama yaitu Jaume Masferrer, penasihat Presiden Josep Bartomeu yang menurutnya orang di balik Barcagate. "Dia masih bekerja di sini (klub) dan itu sangat menyakitkan," kata Pique.

"Lalu, saya sangat terkejut sosok seperti Josep Guardiola, Xavi Hernandez, Carles Puyol, atau Victor Valdes, tidak ada lagi di klub ini. Anda harus membuat mereka berada di sini karena mereka bagian dari sejarah klub ini," kata Pique lagi.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat