news
LIGA EUROPA
Gattuso Marah Napoli Kalah: Kami Cuma Menggelitik Bukan Menyakiti Lawan
23 October 2020 07:45 WIB
berita
Gennaro Gattuso tak percaya Napoli kalah di kandang
NAPLES - Gennaro Gattuso melihat determinasi di pertahanan maupun serangan sebagai perbedaan utama antara Napoli dan AZ Alkmaar. 

Napoli mengawali kampanye Liga Europa dengan pahit. Skuat Gattuso dipermak AZ Alkmaar 1-0 dalam laga Grup F di Stadion San Paolo, Jumat (23/10) dini hari. Gawang mereka dijebol oleh Dani de Wit.




Baca Juga :
- Ditahan Alkmaar, Gattuso: Napoli Tersesat di Babak Kedua
- Penguasaan Bola Capai 71 Persen, Arsenal Bantai Rapid Wien di Emirates


Penampilan Partenopei tampak berbeda dengan tim yang mencabik-cabik Atalanta 4-1 pada Sabtu lalau. Karena meskipun mendominasi penguasaan bola dalam pertandingan grup Liga Europa, Napoli ompong di depan.

Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, menyebut timnya steril seusai laga itu. Para pemain tak mampu mengulang semangat dan ketajaman sama seperti saat mengalahkan Atalanta 4-1 di laga sebelumnya.


Baca Juga :
- Napoli Imbang Lawan AZ Alkmar, Persaingan Lolos ke 32 Besar Kian Ketat
- Mantap! Comeback Lawan Celtic, Milan Melaju ke 32 Besar Liga Europa


“Kami seharusnya tidak kalah dalam pertandingan seperti ini. Penguasaan bola baik-baik saja. Tetapi kami steril, karena kami menggelitik lawan daripada menyakiti lawan," kata Gattuso kepada Sky Sport Italia setelah kekalahan kandang 1-0.

“Ada beberapa hal bagus di babak pertama. Tapi setelah jeda kami membuat terlalu banyak operan yang bisa diprediksi, tidak pernah menyerah," lanjutnya.

“Kami membutuhkan lebih banyak semangat dan kelaparan, karena hari ini kami tidak melakukan cukup banyak hal.”

Kekalahan laga pembukaan menempatkan Napoli di posisi terbawah grup Liga Europa, saat Real Sociedad menang 1-0 saat bertandang ke HNK Rijeka.

“Itu memperumit masalah dan sekarang kami tidak bisa melakukan kesalahan lagi. Mungkin kami menerima terlalu banyak pujian setelah pertandingan terakhir dengan Atalanta, saya tidak tahu."

“AZ juga memiliki motivasi ekstra, karena mereka kehilangan begitu banyak pemain karena COVID dan itu membuat mereka bersemangat. Saya belum pernah melihat mereka bertahan dengan determinasi sebesar yang mereka lakukan hari ini."*
 
 

news
Penulis
Suryansyah