news
MOTOGP
Andrea Dovizioso Optimis Bisa Lebih Baik di MotoGP Teruel
23 October 2020 00:42 WIB
berita
Andrea Dovizioso percaya Ducati punya margin lebih baik dibanding pabrikan lain untuk menghadapi GP Teruel.-TopSkor.Id/Twitter/AndreaDovizioso-
TERUEL - Andrea Dovizioso mengatakan bahwa Ducati punya lebih banyak margin yang dapat digunakan untuk meningkatkan performa dalam balapan akhir pekan nanti.

MotoGP 2020 akan memasuki seri ke-11, Grand Prix (GP) Teruel, yang seperti minggu lalu, kembali digelar di Sirkuit Motorland Aragon, Spanyol, 23-25 Oktober 2020.




Baca Juga :
- Mantap! Franco Morbidelli Jadi Pembalap Terbaik Yamaha di MotoGP 2020
- Marc Marquez Bakal Jadi Pesaing Utama Joan Mir Musim Depan


Menurut Andrea Dovizioso, suhu yang sangat dingin saat latihan bebas (free practice), pekan lalu, memperlihatkan jika motor Desmosedici tidak bisa memakai ban lunak (soft).

Pembalap Ducati Team itu menjelaskan Desmosedici mudah menghancurkan kompon lunak dalam suhu yang tak biasa. Karenanya, rider Ducati fokus menggunakan ban medium.


Baca Juga :
- Sebelum MotoGP 2021 Dimulai, Fabio Quartararo Ingin Fokus Kontrol Emosi
- Tak Tampil pada MotoGP 2020, Marc Marquez Difavoritkan untuk Musim Depan


Dengan jadwal latihan bebas GP Teruel yang mundur setengah jam guna menghindari kondisi serupa, Dovizioso berharap bisa tampil lebih baik akhir pekan nanti.

“Pembalap Ducati memiliki margin lebih banyak (untuk ditingkatkan) dibandingkan pembalap lain untuk (race) Aragon berikutnya,” kata Andrea Dovizioso.

“Karena saat dingin kami tidak bisa memakai ban lunak sebab mudah hancur. Jadi, kami tidak akan menggunakannya dalam latihan,” pria 34 tahun itu menambahkan.

Andrea Dovizioso juga menuturkan Ducati mendapatkan data penting untuk dipelajari dari Francesco Bagnaia (Pramac Racing Ducati) yang memakai ban lunak saat GP Aragon.

Dovizioso yang memulai perlombaan di Sirkuit Motorland Aragon dengan ban belakang medium dari grid 13 pekan lalu sukses menyelesaikan balapan di urutan ketujuh.

Ia mengaku terkejut bisa melakukan start dengan baik. Andrea Dovizioso langsung melesat ke posisi delapan pada lap pertama. Namun setelahnya ia kehilangan kecepatan.

“Saat Anda start di grid ke-13 lalu finis ketujuh, itu cukup bagus. Saya memulai start dengan baik, namun tidak punya kecepatan di beberapa tikungan,” ucap Dovizioso.

“Saya berharap akan ada penurunan (kecepatan) dari pembalap yang menggunakan ban lunak, namun tidak terjadi. Itu justru datang dari mereka yang menggunakan ban medium.”

“Saya pikir karena temperatur sedikit lebih tinggi, jadi ban lunak bekerja lebih baik (saat balapan) dibandingkan ketika latihan,” ia menjelaskan.

Ketika balapan kondisi temperatur sirkuit memang lebih hangat sehingga ban lunak menjadi lebih cocok. Ini yang membuat Dovizioso pada akhirnya harus puas finis ketujuh.

“Jadi, akan sangat penting bisa memulai pada dua baris pertama pada balapan selanjutnya. Tapi sebelumnya, kami harus lebih cepat di beberapa area,” kata Dovizioso.

“Sebab saya kerap kalah pada awal balapan dan saya tidak cepat di beberapa tikungan (Aragon). Jika itu terjadi saat balapan, maka Anda akan habis,” ia menambahkan.

 

I
Penulis
Igor Hakim