news
LIGA 1
Liga 1 Tak Jelas, Pemain Asing Borneo FC: Ini Sudah Tidak Serius
22 October 2020 10:54 WIB
berita
Pemain asing Borneo FC, Javlon Guseynov (kanan) - Ady Sesotya
SAMARINDA -- Pemain asing Borneo FC, Javlon Guseynov, mengaku heran karena Indonesia tak kunjung bisa menggulirkan Liga 1.

Liga 1 2020 sejatinya hendak dilanjutkan pada 1 Oktober 2020, namun harus mengalami penundaan. Kompetisi bisa dilanjutkan 1 November 2020, 1 Desember 2020, atau 1 Januari 2021.




Baca Juga :
- Arema Batal Gelar Latihan 30 November, Begini Rencana Tim Singo Edan Selanjutnya
- Bek Persib Victor Igbonefo: "Liga Inggris Masih yang Terbaik, Liga Italia Posisi Kedua"


Belum mendapatkan izin kepolisian jadi alasannya dan karena itu pula lanjutan Liga 1 2020 terancam akan kembali ditunda.

Mendapati hal itu, Javlon Guseynov yang semula bahagia karena bisa kembali berlaga dengan Borneo FC menjadi heran.


Baca Juga :
- Nova Arianto: "Timnas seperti Dibuat Main-main, Padahal Mereka Dibiayai Uang Rakyat"
- Bhayangkara FC Pindah ke Solo, UNS: "Semoga Maksimal di Liga 1"


"Pertama, semua orang senang senang mendengar kabar bahwa kompetisi akan kembali lanjut karena kami semua rindu sepak bola," kata Javlon.

"Sangat sulit jika hanya berlatih tanpa target dan laga. Tapi sayangnya, mereka menundanya lagi. Ini sudah tidak serius," ia menambahkan.

Bek tengah asal Uzbekistan ini mengakui dalam situasi seperti saat ini, memang agak berisiko menggelar kompetisi.

Namun ia heran karena faktanya, negara-negara lain sudah bisa menggelar pertandingan meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Semua negara sudah melanjutkan kembali kompetisi dan mereka sudah selesai menyelenggarakannya," ucapnya.

"Tidak usah bicara kompetisi di Eropa atau yang lain. Kita bisa lihat Liga di Malaysia atau di Thailand yang bahkan bermain dengan suporter," ia menambahkan.

"Saya tidak mengerti mengapa liga kita tidak juga bisa jalan. Seharusnya kalau mereka bisa, kenapa Indonesia tidak?," kata Javlon.

Terakhir, pemain berusia 29 tahun ini berharap banyak pada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku pihak yang mengurusi lanjutan Liga 1.

Ia berharap PSSI dan PT LIB memberikan keputusan kepastian lanjutan kompetisi di pekan ini dan tidak mengubahnya lagi.

"Saya mengerti situasinya sekarang tidak terlalu bagus tentang Covid-19. Tapi semuanya di sini hanya bekerja di sepak bola," Javlon memungkasi.*04

T
Penulis
Taufani Rahmanda