news
UMUM
Preview Timnas Indonesia U-16 vs Uni Emirat Arab U-16
21 October 2020 09:53 WIB
berita
Latihan timnas Indonesia U-16 di Dubai
TIM nasional (timnas) Indonesia U-16 akan melakoni laga uji coba internasional menghadapi tuan rumah Uni Emirat Arab (UEA) U-16, Rabu (21/10/2020) pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB.

Laga uji coba ini nantinya akan berlangsung sebanyak dua kali bagi kedua tim di lapangan federasi sepak bola UEA, Dubai.




Baca Juga :
- Inilah Mimpi Besar Sulut United di Sepak Bola Indonesia
- Bocoran Agenda TC Timnas U-16 Indonesia di Sleman, Mulai 6 Desember


Uji coba internasional melawan timnas UEA U-16 menjadi rangkaian persiapan menuju putaran final Piala AFC U-16. Gelaran ini rencananya akan berlangsung di Bahrain pada awal tahun 2021 mendatang.

Skuat Garuda Asia sebelumnya sudah menjalani rangkaian pemusatan latihan di Cikarang, Jawa Barat, selama dua pekan pada September hingga awal Oktober.


Baca Juga :
- TC Timnas U-16 Indonesia Berakhir, Bima Sakti Lihat Banyak Peningkatan
- Nova Arianto: "Timnas seperti Dibuat Main-main, Padahal Mereka Dibiayai Uang Rakyat"


Selain itu, seluruh pemain juga menjalani latihan secara virtual dalam persiapan sebelum bertolak ke UEA.

Pelatih timnas U-16 Bima Sakti menilai uji coba internasional penting untuk mengukur sejauh mana progres dan perkembangan dari para pasukannya setelah hampir tiga bulan menjalani pemusatan latihan.

Uji coba melawan UEA juga akan menjadi ajang simulasi bagi timnas Indonesia U-16 sebelum menghadapi tim-tim kuat yang berada di satu grup yakni Jepang, Arab Saudi, dan Cina.

“Ini kesempatan yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin bagi pemain karena tim akan beruji coba ke luar negeri. Apalagi, timnas UEA U-16 juga salah satu kontestan putaran final Piala Asia U-16,” pelatih timnasU-16 Bima Sakti menuturkan.

“Kami membawa nama negara, sehingga semua harus disiplin. Bukan hanya menjaga kondisi fisik tetapi juga menerapkan protokol kesehatan, sehingga semua sehat sebelum dan sesudah sampai di Indonesia,” ucap Bima.

Tim nasional Indonesia U-16 telah menjalani latihan perdana sekaligus uji coba pada Selasa (20/10/2020). Berlatih selama kurang lebih dua jam, Muhammad Valeroen dan kawan-kawan langsung fokus memgembalikan kondisi fisik, beradaptasi, dan meningkatkan komunikasi.

”Hari ini (kemarin) tim sudah melakukan official training satu hari jelang melawan tuan rumah tim UEA U-16. Kondisi pemain memang agak menurun karena perjalanan kemarin, tapi yang pasti mereka sudah siap dan semua sudah bertekad bermain secara maksimal,” kata Bima Sakti.

Timnas U-16 sebelumnya belum pernah bertemu dengan UEA. Meski belum pernah bertemu, namun Bima Sakti yakin kekuatan UEA U-16 tidak jauh berbeda dengan penampilan impresif skuat timnas senior UEA yang pernah tampil pada Asian Games 2018.

“Kami masih buta dengan kekuatan mereka tapi kami bisa lihat dari permainan tim seniornya, apalagi tim seniornya pernah bertemu dengan Indonesia di Asian Games. Mereka tim yang bagus dan berkualitas, jadi bisa jadi gambaran kami juga” kata Bima yang saat itu menjadi asisten pelatih timnas senior Luis Milla.

Selain mengembalikan fisik, skuat Garuda Asia juga melakukan small side games dengan perpaduan transisi dari menyerang ke bertahan secara bergantian.

Pertemuan perdana ini menjadi laga penting bagi para penjaga gawang Timnas U-16, salah Raka Octa Bernanda. Selain pengalaman, laga nanti menjadi momen bagi skuat Garuda Asia untuk menunjukkan semangat juang lebih.

“Kalau bagaimana tim UAE bermain pasti kami tidak tahu karena belum pernah bertemu, tetapi yang pasti kami punya kekuatan yakni kami punya semangat juang supaya bisa menang” kata Raka.

Timnas UEA U-16 menyambut kehadiran rombongan Indonesia dengan antusias. Sejak Kamis 15 Oktober lalu, tim asuhan Salem Majid sudah memulai persiapan intensif.

UEA menerima ajakan bertanding Indonesia sebagai ajang pemanasan Piala Asia U-16 2020. Rencananya ajang tersebut diselenggarakan pada awal 2021. Kemungkinan besar baru dijadwalkan Maret mendatang.

Pelatih timnas U-16 UEA Salem Majid, telah memanggil 26 pemain untuk pemusatan latihan dan uji coba melawan timnas Indonesia.

Para pemain yang dipilih Salem Majid berasal dari akademi klub profesional di UEA. Antara lain Al Ain, Sharjah, Bani Yas, Al-Jazeera, hingga Al Nasr.

Mayoritas pemain masih yang memperkuat UEA U-16 pada babak kualifikasi Piala Asia U-16 2020 yang digelar pada 2019 masih menjadi kerangka utama.

Sementara rombongan timnas U-16 Indonesia berangkat ke Dubai pada Senin 19 Oktober 2020 sore. Pasukan Bima Sakti dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 25 Oktober 2020.

 

22 Pemain untuk Uji Coba lawan Uni Emirat Arab

1. I Made Putra Kaicen - Bali United

2. Raka Octa Bernanda - PSS Sleman

3. Mochamad Aditya Rangga Saputra - Persebaya Surabaya

4. Marcell Januar Putra -Bali United

5. Mikael Alfredo Tata - Waanal Bintuka FC

6. Alexandro Felix Kamuru - Barito Putera

7. Ferre Murari Albahar -Bhayangkara FC

8. Aditiya Daffa Al Haqi - Barito Putera

9. Dimas Juliono Pamungkas -Persib Bandung

10. Resa Aditya Nugraha - Persija Jakarta

11. Mochamad Faizal Shaifullah -Persela Lamongan

12. Raka Cahyana Rizky -Persija Jakarta

13. Marselino Ferdinan Philipus - Persebaya Surabaya

14. Diandra Diaz Dewari - Persib Bandung

15. Ahmad Athallah Araihan - SKO Ragunan

16. Vito Ramadyzky Chairil - Persikabo

17. Valeroen Irwan Yamin - Persib Bandung

18. Fahmi Alvin Setyawan - PSS Sleman

19. Muhammad Rafly Ikram Selang - SSB Insan Cendikia

20. Wibi Alprahmudi Mulyono - SSB Gemars

21. Muhammad Tezar Briantama - SSB Asiop Jakarta

22.Muhammad Raufa Aghastya - SSB Por Uni Bandung

Daftar Pemain Timnas UEA U-16: Saaed Salem Al Muqaddami, Mansour Saleh Barghash, Awad Muhammad, Abdullah Ahmad, Abdulrahman Fahd Al Hosani, Jamal Khalifa, Obaid Khalifa, Ali Taher, Obaid Salem, Khalid Ali, Saud Al Mari, Abdul Salam Issa, Saeed Jamal, Ibrahim Al Balushi, Abdulaziz Ali Nauman, Abdullah Hassan, Hamad Arif, Ghaith Badr, Ahmad Al-Harthy, Muhammad Al-Maamari, Khalid Qutbah, Muhammad Al-Marzouki, Mishaal Jamal Al-Maamari, Sultan Adel Muhammad, Said Saaed Al Zaabi, Abdulaziz Ahmed

 

R
Penulis
Rizki Haerullah