news
LIGA CHAMPIONS
Siaran Langsung Liga Champions, SCTV: Dynamo Kiev vs Juventus, Malam Ini Pukul 23.55 WIB
20 October 2020 16:04 WIB
berita
Penyerang Juventus, Alvaro Morata (kanan) akan mencoba membawa timnya meraih kemenangan ketika tandang lawan Dynamo Kiev dengan bintang seperti Vladyslav Supriaha -Topskor.id/Grafis: Dede Mauladi
KIEV - Bukan Luigi Simoni, bukan pula Marcelo Lippi, melainkan Mircea Lucescu yang memperkenalkan Andrea Pirlo kepada dunia.

Tepatnya pada 21 Mei 1995, Lucescu menurunkan Pirlo saat menghadapi Reggiana. Itu kali pertama Pirlo tampil di Seri A, debutnya di level tertinggi sepak bola Italia.




Baca Juga :
- Temui Caro Calvagni, Pacar Bek Kiri Ajax yang Ingin Semua Orang Hidup Sehat
- Ngeri Petarung Cantik Ini Operasi Penyelamatan Anggota Tubuh seperti Ronaldo


Usia Pirlo ketika itu masih 16 tahun. Rambutnya masih dengan model pada masa itu, dengan panjang di depan dan terpapas di belakang, gaya pop penyanyi pada saat itu.

Kostumnya sedikit kebesaran, kostum biru warna Brescia dengan inisial V putih besar di depannya. Pirlo tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-79, menggantikan Marco Schenardi.


Baca Juga :
- Bonucci: Setiap Pertandingan Menjadi Perayaan Rekor Ronaldo
- Imbang Lawan Lazio, Dortmund Lolos ke Babak 16 Besar


Laga pertandingan tersebut, dari data terlihat bahwa pelatih Brescia disebutkan Adelio Moro, namun saat itu Lucescu memang memberikan tugas kepada assistennya untuk menggantikannya. Namun, Lucescu sudah meminta asistennya itu untuk menurunkan Pirlo.

Itulah kali pertama Pirlo memperlihatkan bakatnya. Setelah itu, dia pun tumbuh menjadi pemain profesional, membuat dirinya besar dan bermain di klub seperti FC Internazionale, AC Milan, Juventus, serta tampil bersama timnas Italia.

Hingga saat ini. Kini, 25 tahun setelah debutnya di Seri A, sepak bola mempertemukan kembali dirinya dengan pelatih yang berjasa dalam kariernya: Lucescu, saat Juventus tandang lawan Dynamo Kiev pada laga pertama penyisihan grup Liga Champions, malam ini.

Duel ini pun seperti pertarungan antara allievo e maestro (murid dan guru). "Ya, tampaknya memang seperti itu. Lucescu adalah pelatih pertama saya, dia yang membawa saya masuk ke tim senior saat usia saya masih 15 tahun dan debut saya saat berusia 16 tahun," kata Pirlo, dalam konferensi persnya hari ini, jelang lawan Kiev.

"Itu kenangan yang indah dan saya mengucapkan terima kasih selamanya kepada Lucescu. Pada masa itu, kami sudah mendengar seiring waktu: Dia pelatih hebat dan pribadi yang menyenangkan. Besok, kami akan bertemu untuk bertarung," kata Pirlo lagi, tersenyum.

Dalam karier kepelatihan Lucescu, pria yang kini berusia 75 tahun tersebut memang banyak melewatkan karier kepelatihannya di sepak bola Italia. Selain di Brescia, dia pun reuni lagi dengan Pirlo di FC Internazionale pada 1998/99.

Ketika kali pertama Pirlo diangkat sebagai pelatih oleh Juventus di awal musim ini, Lucescu saat itu pun memberikan selamat. "Dia memiliki bakat untuk menjadi pelatih sukses, seperti halnya Zinedine Zidane dan Josep Guardiola," kata Lucescu saat itu.

Kini, Pirlo akan mencoba membuktikan bahwa dirinya berada di jejak para pelatih hebat tersebut. Lawan Kiev menjadi pertandingan pertamanya sebagai pelatih di Liga Champions, trofi yang sudah menjadi target si Nyonya Besar sejak lama.

Ambisi Juventus untuk meraih gelar ini dapat dilihat ketika mereka memecat Maurizio Sarri karena gagal meraih trofi ini pada musim lalu. Tentu saja, ini menjadi catatan tersendiri bagi Pirlo.

"Kami harus menang karena yang pertama itu sangat penting, fundamental," kata Pirlo, menilai laga malam ini. "Saya tidak sabar karena ini menjadi pertandingan pertama saya sebagai pelatih di Liga Champions."

Tantangannya dalam pertandingan pertamanya di Liga Champions sebagai pelatih justru terlihat bakal sulit karena dia tidak dapat menurunkan penyerang andalannya, Cristiano Ronado, yang masih dalam masa karantina karena positif Covid-19.

Dengan situasi tersebut, Pirlo akan menurunkan Alvaro Morata dan kemungkinan Paulo Dybala di lini depan. Bersama Dejan Kulusevski, mereka akan membentu tridente. Sedangkan di lini tengah, ada peluang untuk menurunkan Aaron Ramsey yang sudah fit.

Terkait Dybala, ini momen bagi penyerang asal Argentina tersebut untuk melampiaskan kekcewaannya di lapangan dengan performa yang maksimal. Pekan lalu, dia memang kecewa karena tidak diturunkan sama sekali saat timnya hanya imbang lawan Crotong dalam laga Seri A.

"Saya sudah berbicara dengan Dybala, dia memang sedikit kecewa karena tidak dimainkan dalam pertandingan Sabtu lalu. Tapi, keputusan tersebut memang karena alasan teknis karena kami menilai dia belum siap," Pirlo menambahkan.

Perkiraan Pemain Dynamo Kiev vs Juventus

Juventus akan berharap kepada Morata dalam pertandingan nanti untuk mengoyak gawang Kiev. "Liga Champions is back" demikian status mantan pemain Atletico Madrid tersebut di media sosialnya terkait laga ini.

Rapor Morata

Total dalam kariernya di ajang Liga Champions, Morata memiliki jejak yang cukup mengagumkan. dengan mencetak 15 gol dari 52 pertandingan.

Termasuk musim lalu ketika dia membawaAtletico hingga perempat final setelah sebelumnya mengalahkan Liverpool. Morata mencetak tiga gol dan memberikna satu assist pada musim tersebut.

Dia juga pernah menjadi bagian penting dari sukses Juventus hingga ke final pada 2014/15.

Gol yang diciptakannya ke gawang Real Madrid dalam dua laga semifinal menjadi penentu sukses timnya ke final, meski kemudian gagal meraih gelar karena kalah dari Barcelona.

Kini, dia akan mencoba memperlihatkan lagi golnya di ajang Liga Champions. Bagi Kiev, mereka tetap memiliki peluang untuk membuat kejutan. "Absennya Ronaldo merupakan kabar baik bagi kami," kata penyerang Kiev, Viktor Tsygankov.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat