news
LIGA CHAMPIONS
PSG Punya Misi Balas Dendam di Parc des Princes saat Menjamu Manchester United, Malam Ini
20 October 2020 15:20 WIB
berita
Inilah momen ketika Marcus Rashford merayakan gol penalti yang dia ciptakan ke gawang Paris Saint Germain pada 2018/19 di Stadion Parc Des Princes -Topskor.id/istimewa
PARIS - Aroma vendetta (balas dendam) terasa jelang laga Paris Saint Germain (PSG) vs Manchester United (MU), Selasa (20/10) atau Rabu dini hari WIB nanti.

Keduanya bertemu lagi setelah 16 besar 2018/19. Momen di mana Ole Gunnar Solskjaer mengukir malam yang indah sebagai pelatih Tim Setan Merah.




Baca Juga :
- Bahaya buat Inter, Wasit Final Liga Europa Musim Lalu Pimpin Laga Lawan Monchengladbach
- Edinson Cavani Luar Biasa, Membawa Manchester United Meraih Kemenangan Dramatis, 3-2 atas Southampton


Ketika itu, MU asuhannya menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang mampu mengubah defisit gol yang mereka terima pada laga kandang (laga pertama), kalah 0-2, tapi kemudian mampu lolos setelah unggul gol tandang lawan PSG (3-1) dalam laga tandang di Paris.

Dengan demikian pula, saat itu, PSG menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang sudah menang 2-0 dalam laga tandang justru gagal memanfaatkannya di pertandingan kandang laga laga kedua itu kalah 1-3.


Baca Juga :
- Ini yang Diminta Neymar pada PSG Jelang hadapi Manchester United
- Sebelum MotoGP 2021 Dimulai, Fabio Quartararo Ingin Fokus Kontrol Emosi


Karena itulah, Paris bagai menjadi kota ajaib bagi MU ketika itu. Momen ketika Marcus Rashford mencetak gol penalti jelang laga akan berakhir, tepatnya menit ke-94, menentukan sukses MU lolos ke semifinal.

Meski demikian, semusim kemudian, jejak PSG praktis jauh lebih baik dibadingkan dengan MU. Les Parisien berhasil hingga ke final pada 2019/20, sedangkan MU tampak masih sangat jauh. Musim lalu, mereka gagal di ajang Liga Europa karena disingkirkan Sevilla.

PSG dan MU akan bertemu malam ini. Bagi Solskjaer, Paris masih menjadi kenangan manis pelatih asal Norwegia ini. Meski demikian, bagi pelatih PSG, semua itu diyakini telah terkubur dengan keberhasilannya membawa PSG hingga ke final Liga Champions.

Namun, tetap saja arome balas dendam tersebut akan terasa. Sudah 20 bulan sejak momen buruk yang dialami PSG, kini mampukah Les Parisiens memperbaikinya dengan meraih kemenangan di kandang mereka, Stadion Parc Des Princes.

"Kami adalah tim yang hebat pada musim lalu. Sekarang kami juga harus menunjukkan bahwa kami pun tim yang sama di musim Liga Champions yang baru ini," kata Tuchel.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat