news
LIGA CHAMPIONS
Ander Herrera Tidak Merasakan Cinta di Manchester United yang Membuatnya kemudian Pergi
19 October 2020 21:25 WIB
berita
Gelandang Paris Saint Germain, Ander Herrera -Topskor.id/istimewa
PARIS - Laga Paris Saint Germain (PSG) lawan Manchester United (MU) bukan hanya soal kembalinya Edinson Cavani ke mantan klubnya di Parc Des Princis, melainkan juga reuni antara Ander Herrera dan MU.

Herrera memang pernah bermain di MU tepatnya pada 2014 hingga 2019, waktu yang cukup panjang bagi pemain asing asal Spanyol ini.




Baca Juga :
- Antonio Conte Dinilai telah Mengusir Christian Eriksen ketika Menggantikannya saat lawan Real Madrid
- Sergino Dest Membuat Ronald Koeman Kagum, Bakal Rebut Posisi Sergi Roberto di Barcelona


Namun, kariernya di MU harus berakhir dan dia pun bergabung ke PSG sejak 2019 lalu. Ketika di MU dia menjadi bagian penting dalam lini tengah tim yang ketika itu masih di bawah kepelatihan Jose Mourinho.

Kini, kedatangan MU ke Parc Des Princes pun mengingatkan kembali pemain 31 tahun tersebut mengapa dirinya pergi meninggalkan tim besar Liga Primer itu.


Baca Juga :
- Real Madrid Tidak Perlu Khawatir soal Sergio Ramos karena Ada Nacho Fernandez
- Atalanta Bekuk Liverpool, Persaingan Lolos di Grup D Semakin Ketat


"Sebenarnya, keinginan saya tetap bertahan di sana (MU), saya bahagia di sana, tapi saya tidak merasakan cinta," kata Herrera, hari ini kepada harian Inggris, Telegraph.

Menurut pemain 31 tahun ini, dia sempat kecewa karena kariernya di MU berakhir dengan cara yang tidak bagus.

Mantan bintang Athletic Bilbao ini pergi karena tidak ada kesepakatan terkait sejumlah poin dalam tawaran kontrak barunya sehingga dia pun memutuskan untuk pergi dan bergabung ke PSG.

"Masalah saya di MU bukanlah sebuah rahasia, semua telah mengetahui. Saya mengharapkan kontrak baru namun mereka tidak pernah mengabarkan kepada saya, bahkan tidak pernah memanggil saya. Itu sangat menyakitkan bagi saya setelah apa yang saya berikan untuk klub," Herrera menambahkan.*

I
Penulis
Irfan Sudrajat